Tips Menangani Motor yang Terendam Banjir

Adi Subchan - 23 January 2026

Motor terendam banjir sebaiknya tidak langsung dinyalakan. AHM menjelaskan risiko kerusakan mesin dan kelistrikan. (Foto: Ist/Ilustrasi)
Motor terendam banjir sebaiknya tidak langsung dinyalakan. AHM menjelaskan risiko kerusakan mesin dan kelistrikan. (Foto: Ist/Ilustrasi)

Motor terendam banjir sebaiknya tidak langsung dinyalakan. AHM menjelaskan risiko kerusakan mesin dan kelistrikan.

Aktual Tangerang – Musim hujan dengan intensitas tinggi kerap memicu banjir di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi tersebut sering merendam sepeda motor yang terparkir di area terbuka.

Banyak pemilik kendaraan langsung menyalakan mesin setelah motor terendam banjir. Padahal, tindakan itu berisiko menyebabkan kerusakan serius pada mesin dan sistem kelistrikan.

Air banjir dapat masuk ke mesin dan bercampur dengan oli pelumas. Campuran tersebut mengganggu pelumasan dan meningkatkan gesekan antar komponen mesin.

Jika mesin dipaksa menyala, keausan komponen akan terjadi lebih cepat. Risiko korsleting kelistrikan dan kerusakan busi juga patut diwaspadai.

Technical Service Division PT Astra Honda Motor, Endro Sutarno, menjelaskan penyebab motor mogok saat banjir.

“Penyebab utama mesin tidak bekerja biasanya karena busi terendam air,” ujar Endro.

Baca Juga :  Banjir Rendam Jalan Ceger Raya, Akses Bintaro-Tangsel Terputus

Ia menjelaskan, busi yang kemasukan air tidak mampu memercikkan api. “Jika dipaksa, air berpotensi masuk ke ruang mesin,” katanya.

Endro mengingatkan, sistem kelistrikan yang masih basah sangat rawan korsleting.

“Baterai dan komponen kelistrikan bisa rusak dan efeknya merambat,” ucapnya.

Selain itu, air banjir berpotensi bercampur dengan oli mesin. Kondisi tersebut berdampak langsung pada sirkulasi pelumasan sepeda motor.

Endro menyarankan pemeriksaan mandiri jika pemilik memiliki kemampuan dasar. “Periksa kelistrikan, saringan udara, busi, knalpot, baterai, hingga karburator,” ujarnya.

Pemilik juga disarankan memindahkan motor ke tempat kering. Biarkan air keluar secara alami dari seluruh bagian kendaraan.

Baca Juga :  Colek Pemkab Tangerang! Jalan Raya Pakuhaji Rusak Parah

Busi dapat dibersihkan menggunakan kain kering dan bersih. Namun, bengkel resmi tetap menjadi pilihan paling aman.

“Menghubungi bengkel resmi adalah langkah terbaik agar motor tetap prima,” kata Endro. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini