Banjir setinggi 75 sentimeter merendam Jalan Ceger Raya, Tangsel, memutus akses Bintaro dan membuat kendaraan tak bisa melintas.
Aktual Tangerang – Banjir masih merendam Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), hingga Jumat siang (23/1/2026).
Genangan air terus meningkat dan memutus jalur penghubung Bintaro, Jakarta Selatan, dengan Kota Tangerang.
Pantauan di lokasi menunjukkan ketinggian air mencapai sekitar 75 sentimeter. Ketinggian tersebut meningkat signifikan dibandingkan sebelumnya yang hanya sekitar 35 sentimeter.
Kondisi itu membuat Jalan Ceger Raya tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Arus lalu lintas dari kedua arah terhenti total sejak pagi hari.
Sejumlah pengendara terpaksa putar balik dan mencari jalur alternatif. Tidak ada pengendara yang berani menerobos banjir.
Satu truk bermuatan semen nekat melintas dan akhirnya mogok di tengah genangan.
Pengemudi truk, Sulis (37), mengaku menerobos banjir sekitar pukul 08.00 WIB. Dirinya nekat setelah melihat truk lain lebih dulu berhasil melintas.
“Truk depan saya bisa lewat, jadi saya ikuti,” ujar Sulis. “Eh, malah mogok di tengah jalan,” sambungnya.
Sulis mengatakan Jalan Ceger Raya merupakan akses rutin pengiriman material bangunan. Ia biasa melintasi jalan tersebut dari Serpong menuju Pondok Betung.
Menurutnya, truk yang dikemudikannya beberapa kali berhasil melewati banjir sebelumnya. Namun, kondisi banjir kali ini dinilai jauh lebih parah.
Air yang tinggi membuat mesin truk mati dan tidak bisa dihidupkan kembali. “Mau tidak mau kami menunggu air surut,” ucap Sulis.
Sementara itu, BPBD Kota Tangerang Selatan mencatat lima titik banjir belum surut. Data tersebut tercatat hingga Jumat pukul 05.55 WIB.
Banjir dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Tangsel sejak Kamis sore.
Penata Pelayanan Operasional Danton BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, mengatakan sebagian genangan telah surut. Namun, beberapa titik masih memerlukan pemantauan intensif.
“Dari 15 titik genangan, mayoritas sudah surut,” kata Dian. “Masih ada lokasi yang tergenang dan terus kami pantau,” tambahnya.
Lima titik banjir salah satunya Perumahan Pondok Kacang Permai RW 08. Ketinggian air di lokasi tersebut sekitar 30 sentimeter. Sebanyak 180 kepala keluarga terdampak banjir tersebut.
Jalan Ceger Raya di Jurangmangu Barat juga masih tergenang. Genangan itu mengganggu akses utama lalu lintas warga.
Banjir juga merendam Perumahan Pondok Maharta RW 09 dan RW 10. Ketinggian air di lokasi tersebut bervariasi antara 10 hingga 65 sentimeter. Sekitar 350 kepala keluarga terdampak di kawasan tersebut.
Di Kavling Bulak RT 04 RW 02, ketinggian air mencapai 20 sentimeter. Sebanyak 56 kepala keluarga terdampak banjir di lokasi itu.
Banjir juga terjadi di Kampung Empang Sari, Kecamatan Ciputat. Ketinggian air di wilayah tersebut berkisar 20 hingga 50 sentimeter. Sekitar 50 kepala keluarga terdampak genangan tersebut.
BPBD Tangsel menyatakan personel masih disiagakan di seluruh lokasi terdampak. Petugas melakukan assessment dan mengantisipasi banjir susulan.
“Petugas masih standby jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi,” ujar Dian.
BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan. Warga diminta tidak memaksakan diri melintasi jalur yang masih tergenang. (Penulis: Robby Kurniawan)









Leave a Reply