DLH Tangsel menggelar sosialisasi dan pelatihan daur ulang untuk menekan volume sampah dan mendorong warga memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai.
Aktual Tangerang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel menggelar sosialisasi dan pelatihan daur ulang sampah di sejumlah kelurahan.
Program ini bertujuan menekan volume sampah dan memperkuat partisipasi masyarakat.
Kepala Bidang Kebersihan, Erik Gustaman, menyebut kegiatan itu sebagai langkah penting.
“Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga,” ujar Erik, Kamis (11/12/2025).
Ia menegaskan perlunya pemahaman warga tentang pemilahan dan pengolahan sampah.
Dalam sosialisasi tersebut, warga dikenalkan pada sistem pemilahan sampah. DLH juga menjelaskan penguatan peran bank sampah di lingkungan warga.
Peserta mendapat penjelasan mengenai pengolahan sampah organik.
Pelatihan daur ulang turut diberikan kepada warga. Materinya mencakup pembuatan kompos menggunakan tong komposter. Peserta juga belajar membuat eco-enzyme dari sampah organik.
DLH memperkenalkan budidaya maggot untuk pengolahan sampah organik. Warga dilatih membuat kerajinan dari kertas bekas dan bungkus kopi.
Mereka juga belajar mengolah minyak jelantah menjadi sabun dan lilin. Erik menyebut sampah rumah tangga memiliki potensi besar ketika dikelola kreatif.
“Banyak sampah masih bisa dimanfaatkan dan bernilai ekonomi,” kata Erik.
Menurut Erik, meningkatnya aktivitas warga berdampak pada naiknya volume sampah. Jika tidak dikelola baik maka sampah dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan.
“Permasalahan sampah juga menyangkut kualitas hidup,” ujar Erik.
Erik berharap kegiatan ini mengurangi beban TPA. Ia juga ingin warga melihat peluang ekonomi dari hasil daur ulang.
“Kami ingin masyarakat memahami manfaat di balik setiap sampah,” pungkasnya.








Leave a Reply