Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Dipenuhi Sampah, Warga Protes

Adi Subchan - 11 December 2025

FOTO: ANTARA/Ilustrasi
FOTO: ANTARA/Ilustrasi

Tumpukan sampah memenuhi sejumlah ruas jalan di Tangerang Selatan akibat penghentian sementara pembuangan ke TPA Cipeucang. Warga mengeluhkan bau menyengat.

Aktual Tangerang – Tumpukan sampah terlihat di beberapa ruas jalan di Tangerang Selatan pada Rabu (10/12) siang kemarin.

Kondisi ini memicu keluhan warga karena bau menyengat mengganggu aktivitas.

Sampah tampak menumpuk di depan Pasar Serpong. Tumpukan terlihat dalam plastik dan karung yang berserakan di tepi jalan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sampah organik mendomanasi. Aroma busuk menyebar hingga area pasar dan membuat pedagang resah.

Situasi serupa tampak di dekat tugu selamat datang Tangsel. Sampah dibuang sembarangan oleh warga dan pengendara yang melintas.

Kondisi paling parah terlihat di kawasan Ciputat, tepatnya depan Pasar Cimanggis. Sekitar 50 meter badan jalan dipenuhi sampah setinggi hampir 50 sentimeter.

Baca Juga :  Banten Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Warga menduga penumpukan terjadi akibat penghentian pembuangan ke TPA Cipeucang. Infrastruktur TPA disebut sedang dibenahi sehingga operasional dihentikan sementara.

“Tumpukan ini muncul sejak kemarin dan belum diangkut tiga hari,” ujar seorang pedagang, Eko.

Ia berharap petugas segera hadir untuk mencegah bau semakin parah. Pengguna jalan juga mengeluhkan kondisi tersebut.

“Saya terganggu saat melintas karena bau menyengat,” kata Wahyudi, warga Serpong Utara.

Pesan berantai di grup WhatsApp warga juga menyebut TPA ditutup sepekan. Warga diminta menyiapkan polybag besar sebagai tempat pembuangan sementara.

“Mohon warga menyediakan polybag besar sampai TPA dibuka lagi,” bunyi pesan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel belum memberikan penjelasan.

Baca Juga :  Bahayakan Keselamatan, Warga Minta TPA Cipeucang Ditutup

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini