Dinas Pertanian Tangerang mencatat 60 hektare sawah terancam gagal panen akibat curah hujan tinggi dan banjir di delapan kecamatan.
Aktual Tangerang – Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang menyebut sekitar 60 hektare sawah terancam gagal panen akibat cuaca ekstrem.
Kabid Produksi Pangan dan Hortikultura DPKP Tangerang, Bambang, mengatakan ancaman itu terjadi di delapan kecamatan.
Wilayah itu meliputi Tigaraksa, Sindang Jaya, Kresek, Kronjo, Kemiri, Mauk, Rajeg, dan Pakuhaji.
“Potensi gagal panen berlangsung hingga Februari karena curah hujan sangat tinggi,” kata Bambang, Kamis (11/12/2025).
Ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan mitigasi untuk menghadapi risiko tersebut di wilayah rawan banjir.
Menurutnya, pemetaan lahan terdampak banjir dilakukan bersama penyuluh dan kelompok tani.
“Kami mendorong penyuluh mengajak petani bergotong-royong mencegah banjir di sawah,” ujarnya.
Bambang menambahkan mitigasi dilakukan dengan memperkuat saluran air dan membersihkan jalur irigasi.
Selain itu, dinas mempersiapkan pasokan benih padi bagi petani terdampak banjir.
“Petani yang mengalami kegagalan panen akan mendapat bantuan benih sesuai kebutuhan,” tegas Bambang.











Leave a Reply