Waspada Chikungunya di Tangerang: Kenali Gejala Sejak Dini dan Jaga Kebersihan Lingkungan!
TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengeluarkan himbauan penting kepada seluruh warga: waspada terhadap penyakit chikungunya. Penyakit ini memang bukan hal baru, tapi belakangan kembali muncul di beberapa wilayah, termasuk Kunciran, Kota Tangerang.
Chikungunya adalah penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, dua jenis nyamuk yang juga dikenal sebagai penyebar demam berdarah.
“Meskipun jarang berakibat fatal, gejalanya bisa sangat mengganggu aktivitas harian dan berlangsung selama beberapa minggu,” kata dr. Dini Anggraeni, Kepala Dinkes Kota Tangerang, Kamis (10/4/2025).
Gejala Chikungunya yang Perlu Diwaspadai
Masyarakat diimbau untuk lebih jeli dan tanggap terhadap gejala awal chikungunya. Berikut tanda-tanda umumnya:
- 🔥 Demam tinggi mendadak
- 🤕 Nyeri sendi hebat (terutama pada pergelangan tangan, lutut, dan pergelangan kaki)
- 😵 Sakit kepala
- 🌺 Ruam kulit
- 😫 Kelelahan ekstrim
Kalau kamu atau orang terdekat mengalami gejala-gejala di atas, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, ya!
Langkah Pencegahan: Mulai dari Rumah Sendiri
Sampai saat ini belum ada vaksin untuk chikungunya, jadi pencegahan adalah kunci. Dinkes Kota Tangerang mengajak warga untuk aktif melakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan cara:
🔄 3M Plus:
- Menguras tempat penampungan air
- Menutup rapat tempat penyimpanan air
- Mendaur ulang barang bekas yang bisa jadi sarang nyamuk
Plus-nya? Pakai lotion anti-nyamuk, pasang kawat nyamuk di jendela, dan tanam tanaman pengusir nyamuk seperti lavender atau serai di sekitar rumah.
Pemerintah Turut Ambil Langkah
Untuk mencegah wabah makin luas, Pemkot Tangerang:
- Mengintensifkan sosialisasi dan edukasi di sekolah, puskesmas, dan kegiatan masyarakat
- Membuka layanan pemeriksaan dini dan pengaduan di seluruh faskes tingkat pertama
- Mendorong kolaborasi antar warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan
“Ini bukan cuma tanggung jawab pemerintah. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat ikut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan,” kata dr. Dini.
Jangan Tunggu Sampai Terlambat!
Wabah chikungunya bisa menyebar cepat jika tidak segera ditangani. Jadi, jangan anggap remeh demam mendadak atau nyeri sendi yang luar biasa. Lebih baik waspada dan bertindak cepat daripada menyesal kemudian.
Waspada Chikungunya Tangerang
Bersihkan rumahmu, jaga lingkunganmu
Cegah lebih baik daripada mengobati
Follow @aktualtangerang untuk update kesehatan, cuaca ekstrem, dan info penting lainnya seputar Tangerang











Leave a Reply