Pemkot Tangerang Beri Alat Bantu untuk 50 Penyandang Difabel

Adi Subchan - 24 October 2025

Pemkot Tangerang menyalurkan alat bantu kaki palsu dan alat bantu dengar bagi 50 penyandang difabel berpenghasilan rendah. (Foto: ANTARA)
Pemkot Tangerang menyalurkan alat bantu kaki palsu dan alat bantu dengar bagi 50 penyandang difabel berpenghasilan rendah. (Foto: ANTARA)

Pemerintah Kota Tangerang menyalurkan alat bantu kaki palsu dan alat bantu dengar bagi 50 penyandang difabel berpenghasilan rendah.

Aktual Tangerang – Sedikitnya 50 penyandang difabel di Kota Tangerang menerima alat bantu dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Mulyani, menyatakan bantuan ini bentuk komitmen pemerintah meningkatkan kualitas hidup difabel.

Bantuan juga diharapkan mempermudah mobilitas dan aktivitas harian penerima manfaat. Pemkot menyalurkan 10 unit kaki palsu dan 40 alat bantu dengar bagi warga difabel berpenghasilan rendah.

“Bantuan ini bagian dari program rehabilitasi sosial dan wujud nyata kota inklusif,” ujar Mulyani, beberapa hari lalu.

Kata dia, sejumlah penerima manfaat tengah menjalani pemeriksaan dan pengukuran langsung sebelum alat bantu diserahkan resmi. Perangkat tersebut akan segera diterima agar bisa dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Lomba Desain Revitalisasi Masjid Agung Al-Ittihad, Hadiahnya Rp87 Juta
Pemkot Tangerang menyalurkan alat bantu kaki palsu dan alat bantu dengar bagi 50 penyandang difabel berpenghasilan rendah. (Foto: ANTARA)

Andreas Utomo, warga Karang Tengah, merasa bersyukur mendapat kaki palsu setelah lama menunggu. Ia mengaku bantuan itu memberinya semangat baru untuk kembali bekerja pascaamputasi.

“Saya bahagia bisa beraktivitas normal lagi dan membantu keluarga,” kata Andreas.

Sementara itu, Nina, warga Ciledug, mewakili anaknya yang menerima alat bantu dengar, juga menyampaikan terima kasih. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berguna bagi anaknya yang tunarungu sejak kecil.

Ia berharap program serupa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

“Proses pengajuannya cepat dan mudah, terima kasih kepada pemerintah,” ujar Nina.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini