Warga Jalan Raden Fatah, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, protes tumpukan sampah dengan membuat spanduk larangan buang sampah sembarangan secara mandiri.
Aktual Tangerang – Warga di Jalan Raden Fatah, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, membuat spanduk ‘Dilarang Buang Sampah Sembarangan.’
Spanduk itu ditulis tangan di kardus atau kain bekas dan dipasang di depan rumah atau tempat usaha mereka.
Aksi tersebut dilakukan karena lingkungan mereka sering dipenuhi sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan.
Andri (25), salah satu warga, mengaku kesal karena tiap pagi selalu menemukan tumpukan sampah di depan rukonya.
“Kayak siluman. Enggak tahu siapa pelakunya. Subuh-subuh udah banyak sampah,” kata Andri, Jumat (17/10/2025).
Ia mengatakan sampah itu berasal dari sisa rumah tangga, seperti bungkus makanan dan limbah dapur.
Menurutnya, rendahnya kesadaran warga jadi penyebab utama persoalan sampah tak kunjung selesai. “Padahal bayar sampah cuma Rp20.000 sebulan, tapi masih aja buang sembarangan,” ujar Andri.
Dwi (36), warga lain, juga membuat tulisan serupa di depan sekolah tempat ia bekerja. Ia mengatakan pihak sekolah sempat disalahkan karena tumpukan sampah berada tepat di trotoar depan sekolah.
“Sekolah sempat dimarahi. Padahal bukan kita yang buang,” kata Dwi. “Makanya saya tulis spanduk biar orang tahu, bukan dari kami sampahnya,” lanjutnya.
Spanduk buatan Dwi baru terpasang selama seminggu, namun mulai menunjukkan dampak positif. Menurutnya, jumlah sampah yang dibuang sembarangan mulai berkurang, meski belum sepenuhnya hilang.
“Sekarang masih ada, tapi lebih sedikit. Dulu tiap pagi pasti menumpuk,” ucap Dwi.
Warga berharap ada tindakan nyata dari pemerintah untuk menindak pembuang sampah sembarangan.
“Harusnya warga sadar, karena tiap RT ada petugas angkut sampah,” kata Dwi. “Bayarnya murah, masa enggak mampu bayar tapi buang sembarangan,” sindirnya.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang belum bisa dimintai konfirmasi.











Leave a Reply