Indonesia dorong kolaborasi global di IMROS 2025 untuk memperkuat industri MRO dan kurangi biaya perawatan pesawat.
Aktual Tangerang – Indonesia semakin serius menargetkan posisi sebagai pusat industri perawatan pesawat (MRO) di Asia Tenggara.
Melalui ajang Indonesia MRO Summit (IMROS) 2025, IAMSA mempertemukan pemain besar industri aviasi global dan nasional.
Forum ini bertujuan menyatukan visi menjadikan Indonesia sebagai kekuatan utama dalam industri MRO di kawasan.
Sekretaris Jenderal IAMSA, Freddy Franciscus, menyebut IMROS 2025 sebagai panggung strategis, bukan sekadar diskusi.
“Tahun ini, peserta datang dari Eropa, Singapura, Malaysia, dan Italia,” kata Freddy kepada Aktualtangerang.com, Rabu (15/10/2025).
Menurutnya, pelaku global melihat potensi besar Indonesia dan ingin bekerja sama dengan MRO lokal. Freddy menjelaskan, pasar MRO nasional bernilai USD1,2 miliar, namun baru terserap sekitar 60 persen.
“Target kita 80-90 persen. Tapi tantangan besar tetap ada, terutama soal rantai pasok,” ujarnya.
Ia pun menyoroti bahwa 99 persen suku cadang masih harus diimpor dari luar negeri. Ketergantungan impor membuat biaya perawatan mahal dan proses menjadi kurang efisien.
IAMSA mendorong pemerintah memberikan insentif fiskal serta deregulasi untuk mendukung industri. “Kami harap ada insentif bea masuk, bahkan jika memungkinkan sampai nol persen,” ucap Freddy.
Menurutnya, regulasi yang sederhana akan mempercepat pertumbuhan industri MRO nasional.
IMROS 2025 diramaikan oleh perusahaan nasional seperti GMF AeroAsia, FL Technic, dan ANI.
Forum ini juga dihadiri pelaku internasional, akademisi, regulator, dan penyedia suku cadang.
IAMSA menargetkan lahirnya sinergi konkret untuk mempercepat transformasi industri MRO Indonesia.
Efek domino diharapkan berupa penurunan biaya perawatan hingga 12 persen.
Biaya lebih efisien juga akan berdampak pada harga tiket yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
“Ini bukan sekadar bisnis, tapi masa depan penerbangan nasional,” tutup Freddy.
Penulis: Robby Kuniawan











Leave a Reply