Peneliti IDP-LP: Direktur Perumda Tangerang Harus Profesional, Bukan Titipan

Adi Subchan - 10 October 2025

Peneliti Kebijakan Publik Institute for Development of Policy and Local Partnerships (IDP-LP) Riko Noviantoro menilai persoalan infrastruktur jalan yang tidak layak pakai bukan sekadar isu teknis, melainkan berpotensi bersinggungan dengan hak asasi manusia (HAM). (Foto: Istimewa)
Peneliti Kebijakan Publik Institute for Development of Policy and Local Partnerships (IDP-LP) Riko Noviantoro menilai persoalan infrastruktur jalan yang tidak layak pakai bukan sekadar isu teknis, melainkan berpotensi bersinggungan dengan hak asasi manusia (HAM). (Foto: Istimewa)

Proses seleksi Direktur Perumda Pasar Tangerang disorot publik. Pengamat minta integritas dan transparansi demi kepentingan layanan publik.

Aktual Tangerang – Proses seleksi calon Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Tangerang menjadi sorotan publik dan pemerhati kebijakan.

Peneliti Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP), Riko Noviantoro, menekankan pentingnya integritas proses seleksi.

Menurut Riko, proses ini tidak boleh menjadi ruang kompromi politik yang berisiko merugikan kepentingan pelayanan publik.

“BUMD adalah instrumen strategis untuk pelayanan publik sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah,” ujar Riko, Jumat (10/10/2025).

Ia menyebut, jabatan direktur BUMD harus diisi figur profesional, bukan hasil transaksi kekuasaan atau balas jasa politik.

“Direktur idealnya punya visi layanan publik dan kemampuan kelola keuangan daerah, bukan kompromi kekuasaan,” tegasnya.

Baca Juga :  Dedi Ochen Jadi Dirut Perumda Pasar Kota Tangerang, Berikut Profilnya

Riko khawatir, seleksi tanpa transparansi dapat menjadikan BUMD sebagai arena kepentingan politik dan ekonomi semata.

“BUMD bisa kehilangan fungsi utama jika jadi ajang transaksional. Ini bisa rusak kepercayaan publik,” ujarnya.

Riko mendorong DPRD dan masyarakat aktif mengawasi proses seleksi agar berjalan terbuka, objektif, dan berbasis kompetensi.

Proses Seleksi Masuki Tahap Akhir

Seleksi Direktur Perumda Pasar memasuki hari terakhir Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) pada Jumat (10/10/2025).

Lima kandidat terakhir mempresentasikan makalah dan mengikuti wawancara di Ruang Rapat Sekda, Puspemkot Tangerang.

Baca Juga :  Pertama di Banten

Sebelumnya, enam kandidat telah lebih dulu mengikuti UKK pada Kamis (9/10/2025) dengan agenda serupa.

Agenda UKK meliputi psikotes, ujian tertulis, dan presentasi makalah terkait visi dan strategi pengelolaan BUMD.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menjelaskan bahwa UKK melibatkan unsur independen.

Tim penguji berasal dari akademisi, praktisi, dan perwakilan BKPSDM. Akademisi antara lain dari Untirta dan Unis.

Sementara praktisi berasal dari kalangan manajemen BUMD. Proses seleksi terbuka ini berjalan sejak awal Oktober 2025.

Kandidat juga mengikuti Leadership Group Discussion (LGD) untuk menilai kemampuan kepemimpinan dan kerja tim.

“LGD membantu tim penguji menilai kemampuan kandidat memecahkan masalah secara strategis dan komunikatif,” ujar Ruta.

Hasil UKK akan diumumkan pada 16 Oktober 2025 dan menyisakan tiga besar kandidat terbaik.

Ketiga nama itu akan mengikuti sesi akhir berupa wawancara langsung dengan Wali Kota Tangerang selaku Kuasa Pemilik Modal.

Publik kini menunggu hasil akhir yang akan menentukan arah baru kepemimpinan Perumda Pasar Kota Tangerang.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini