Jalan rusak parah mirip kubangan kerbau di Kecamatan Sindangjaya, Kabupaten Tangerang bakal diperbaiki pada Oktober mendatang
Aktual Tangerang – Masih ada jalan rusak parah mirip kubangan kerbau yang letaknya di Kabupaten Tangerang. Jalan rusak parah itu sepanjang 1,5 kilo meter di Desa Badak Anom, Kecamatan Sindangjaya, Kabupaten Tangerang.
Penampakan dalam foto, kontur jalan tersebut masih tanah merah dengan genangan air, mirip kubangan di sebagian besar badan jalan. Sudah pasti jalan ini sangat berbahaya jika dilintasi kendaraan.
Potensi kecelakaan sangat tinggi. Jalan ini juga sebagai akses utama wilayah Pasar Kemis yang kondisinya cukup memperihatinkan.
Bahkan beberapa waktu aksi tanam padi oleh salah satu warga di jalan tersebut sempat ramai jadi perbincangan di media sosial (Medsos). Pasalnya berdasarkan keterangan warga jalan tersebut baru dilakukan pengerasan pada 20 tahun lalu.
Pemerintah Provinsi Banten akan membangun jalan tersebut pada Oktober mendatang. Gubernur Banten Andra Soni dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan penataan Ruang (DPUPR) Banten, Arlan Marzan telah meninjau jalan tersebut, Rabu (10/9/2025).
Supriyadi, warga daerah setempat mengungkapkan kesulitan mengakses jalan tersebut lantaran berlubang dan sangat licin jika diguyur hujan. Jalan tersebut berubah mirip persawahan pasca diguyur hujan.
Baca Juga:
- APBD Perubahan 2025 Disahkan, Tunjangan ASN di Banten Dipangkas
- Trotoar Ciater Raya Disulap Makin Estetik dan Ramah Difabel
“Kondisinya parah, kaya sawah aja, banyak lubang-lubang. Apalagi kalau hujan, susah dilalui padahal ini akses utama kalau mau ke Pasar Kemis,” ungkap Supriyadi.
Ia menuturkan, jalan penghubung dua desa itu sudah puluhan tak kunjung dibangun walaupun telah diusulkan warga melalui Musrembang tingkat desa maupun kecamatan. Warga kata dia, mengapresiasi bila jalan tersebut bakal dibangun Pemprov Banten.
“Bagus, soalnya sudah puluhan tahun belum ada perbaikan ini jalan,” ujarnya.
Anggaran Rp 6 Miliar
Diakuinya, di ruas jalan itu Pemkab Tangerang tahun lalu melakukan intervensi, hanya saja belum tuntas terutama pada jalan yang dikeluhkan warga.
Gubernur Banten Andra menyampaikan, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid telah mengusulkan jalan tersebut ke Pemprov Banten lantaran kondisinya sudah lama dikeluhkan warga.
Andra menyangkal jika Pemkab Tangerang tak mampu memperbaiki jalan tersebut sehingga diusulkan ke Pemprov Banten. Menurut Andra hal itu bagian dari kolaborasi antara Pemprov dan Kabupaten/Kota.
“Oh enggak, jadi kita berbagi tugas, ini bagian dari kolaborasi semangat kita mendukung asta cita, salah satunya tentang ketahanan pangan membangun dari desa,” ungkap Andra.
Sementara itu, Kepala DPUPR Banten Arlan Marzan menyatakan jalan sepanjang 1,5 kilometer dengan anggaran Rp6 miliar menjadi prioritasnya pada APBD 2025. Ia memastikan, jalan yang selama ini dikeluhkan warga bakal tuntas dibangun.
“Dengan 1,5 (kilometer) ini tuntas (dibangun) karena yang rusak ini yang tengah, kalau ujung-ujungnya sudah dibangun betonisasi oleh kabupaten, cuma tertinggal 1,5 kilometer yang belum ditangani sama sekali,” tandasnya.
Sumber: bantennews











Leave a Reply