TANGERANG – Pusat Layanan Darurat Call Center 112 Kota Tangerang mengingatkan masyarakat agar menggunakan layanan panggilan darurat secara bijak. Pasalnya, jumlah panggilan iseng yang masuk kian meningkat dan berpotensi mengganggu penanganan kasus darurat.
Kepala UPT Pengelola Ruang Kendali Kota (PRKK) Tangerang Iqbal Santoso mengungkapkan sepanjang Juli hingga Agustus 2025 tercatat 8.104 panggilan masuk. Dari jumlah tersebut, 45 persen atau sekitar 3.646 panggilan ternyata palsu atau hanya iseng.
“Bentuk panggilan iseng yang paling sering kami temui biasanya hanya berupa suara main-main, informasi tidak jelas, bahkan ada yang hanya diam,” kata Iqbal, Jumat (5/9/2025).
Ia menegaskan, tingginya jumlah panggilan palsu sangat merugikan.
“Setiap detik dalam kondisi darurat sangat berharga. Panggilan tidak serius bisa menghambat pertolongan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Baca juga:
- Demo Bikin Resah, Ada Konseling Gratis untuk Warga Tangerang
- Intip Deretan Tempat Wisata Kece di Tangsel
Call Center 112 merupakan nomor tunggal darurat yang diperuntukkan bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai insiden, mulai dari kebakaran, kecelakaan lalu lintas, tindak kriminal, hingga kondisi medis yang memerlukan tindakan segera.
Iqbal menjelaskan, sistem layanan ini terintegrasi dengan sejumlah instansi, seperti kepolisian, pemadam kebakaran, dan tenaga medis.
“Dengan integrasi ini, setiap laporan bisa direspons secara cepat dan tepat,” jelasnya. (*)











Leave a Reply