Aktual Tangerang – Seorang sopir taksi online bernama Ahmad Andalusi menjadi korban pembegalan sadis di Jalan Alam Segar I, Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (5/10/2026).
Ahmad dicekik dan ditusuk benda tajam di bagian kepala hingga bersimbah darah. Pelaku kemudian menendangnya keluar dari mobil sebelum membawa kabur kendaraan milik korban.
Beruntung, nyawa Ahmad berhasil diselamatkan setelah polisi membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Kini, korban masih menjalani pemulihan dengan sejumlah jahitan di kepalanya.
Pawas Panit Reskrim Polsek Pamulang, Ipda Aries Munandar, menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula dari pesanan perjalanan melalui aplikasi. Ahmad diminta menjemput penumpang dari Ciledug, Kota Tangerang, menuju Pamulang, Tangsel.
Pesanan tersebut tercatat menggunakan akun seorang perempuan. Namun, saat tiba di lokasi penjemputan, Ahmad justru mendapati seorang pria yang akan menjadi penumpangnya.
“Ada yang mesan nih lewat aplikasi, seorang wanita. (Pas dijemput ternyata penumpang pria). Nah, diinilah sama driver Grab-nya, ‘Lho kok yang pesan wanita, Pak?’ (Pelaku) ‘Iya, itu teman saya. Tolonglah dibantu, saya buru-buru,’” jelas Aries, Jumat (9/10/2026).
Meski sempat merasa janggal, Ahmad tetap mengantarkan pria tersebut menuju lokasi tujuan.
Curiga Penumpang Meminta Berbelok dari Petunjuk Maps
Kecurigaan Ahmad semakin besar ketika penumpang meminta dirinya mengambil arah berbeda dari petunjuk Google Maps.
Perbedaan arah tersebut sempat memicu perdebatan antara Ahmad dan penumpangnya.
“Di perjalanan driver curiga karena ini Maps-nya ke kanan tapi penumpangnya kok nyuruh ke kiri,” kata Aries.
Di tengah perjalanan, penumpang meminta Ahmad menghentikan mobil dengan alasan hendak mengambil uang. Namun, setelah beberapa menit, pria tersebut kembali masuk ke mobil dan langsung menyerang korban.
Pelaku mencekik leher Ahmad, kemudian menusukkan benda tajam ke bagian kepalanya. Akibat serangan tersebut, Ahmad mengalami luka dan mengeluarkan banyak darah.
Setelah korban tidak berdaya, pelaku menendangnya hingga terjatuh dari mobil. Pelaku kemudian membawa kabur kendaraan tersebut.
“Nah, setelah korban lemas, ditendang, jatuh ke bawah, mobilnya diambil,” kata Aries.
Korban Ditemukan Bersimbah Darah
Saat kejadian, Ahmad sempat berteriak hingga terdengar warga sekitar. Warga kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada polisi.
Aries bersama timnya segera menuju lokasi kejadian. Setibanya di sana, mereka mendapati Ahmad tergeletak dalam kondisi bersimbah darah.
Ahmad kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Itu darahnya sekujur tubuh. Warga enggak ada yang berani nolongin,” kata Aries.
Aries mengatakan Ahmad sempat tidak merespons ketika dipanggil saat berada di dalam mobil. Ia kemudian meminta dokter segera memberikan pertolongan.
“Saya lihat masih napas. Saya panggil dokter, ‘Dok, segera tanganin. Saya yang tanggung jawab. Selamatkan orang ini. Ini korban begal.’ Alhamdulillah dia selamat,” ujar Aries.
Nyawa Ahmad berhasil diselamatkan. Saat ini, korban masih menjalani pemulihan akibat luka tusuk di bagian kepala.
Pelaku Ditangkap, Mobil Korban Ditemukan Tidak Utuh
Berdasarkan keterangan korban, pelaku memiliki ciri-ciri berusia muda, mengenakan jaket biru, memakai topi, dan membawa tas.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi pelaku. Mobil milik Ahmad juga ditemukan, tetapi kondisinya sudah tidak utuh.
“Mobilnya dapat. Kondisinya bannya udah pada copot. Mau dipretelin mobilnya,” kata Aries.
Aries mengatakan pelaku telah ditangkap oleh tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.
“Alhamdulillah, pelaku berhasil diamankan oleh Tim Jatanras Polda Metro Jaya,” kata Aries. (*)







Leave a Reply