Ditolak Warga, Pembangunan SMPN 25 Tangsel Akhirnya Batal

Adi Subchan - 21 September 2026

Pemkot Tangsel membatalkan pembangunan SMPN 25 di Bukit Nusa Indah pada 2026 setelah warga menyampaikan keberatan. (Foto: Istimewa)
Pemkot Tangsel membatalkan pembangunan SMPN 25 di Bukit Nusa Indah pada 2026 setelah warga menyampaikan keberatan. (Foto: Istimewa)

Pemkot Tangsel membatalkan pembangunan SMPN 25 di Bukit Nusa Indah pada 2026 setelah warga menyampaikan keberatan.

Aktual Tangerang – Pemkot Tangerang Selatan membatalkan pembangunan SMPN 25 di Bukit Nusa Indah pada 2026.

Pembatalan tersebut dilakukan setelah sejumlah warga menyampaikan keberatan terkait rencana pembangunan sekolah tersebut.

Warga sebelumnya mempertanyakan kondisi lingkungan, akses menuju lokasi, serta kesesuaian lahan untuk pembangunan sekolah.

Keberatan warga kemudian menjadi salah satu pertimbangan Pemkot Tangsel dalam menentukan lokasi pembangunan SMPN 25.

Pemkot Tangsel membuka opsi untuk mencari lokasi alternatif pembangunan sekolah tersebut. Lahan di Bukit Nusa Indah tidak jadi digunakan sebagai lokasi pembangunan SMPN 25.

Pemkot Tangsel memastikan pembangunan sekolah tersebut tidak dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026.

Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Tangsel, Budi Rahmat, membenarkan penghentian proyek tersebut.

“Dihentikan, tunggu arahan pimpinan,” kata Budi Rahmat, Senin (21/9/2026).

Baca Juga :  Pengamat Nilai Tunjangan Rumah DPRD Kota Tangerang Ujian Empati Wakil Rakyat

Kepala Bidang Pembangunan DCKTR Tangsel, Maryoto, mengatakan proyek dibatalkan karena belum ada lokasi baru yang disepakati.

“Ya, dibatalkan. Sekarang kami masih mencari lokasi baru. Kalau lokasinya sudah ada, proyeknya akan ditender ulang,” ujar Maryoto.

Menurut Maryoto, keterbatasan waktu juga membuat pembangunan SMPN 25 tidak dapat dilanjutkan tahun ini.

Penentuan lokasi baru harus dilanjutkan dengan tahapan perencanaan sebelum proyek kembali masuk proses tender.

“Tahun ini belum bisa karena waktunya sudah tidak memungkinkan. Mudah-mudahan tahun depan sudah ada kesepakatan untuk pembangunan di lokasi tersebut,” katanya.

Dengan pembatalan tersebut, Pemkot Tangsel kini harus mencari dan menetapkan lokasi alternatif pembangunan SMPN 25.

Tokoh masyarakat Bukit Nusa Indah, Edy, menyambut baik keputusan Pemkot Tangsel tersebut. Menurut Edy, warga sejak awal telah menyampaikan keberatan terhadap rencana pembangunan sekolah di lokasi tersebut.

Warga juga meminta pemerintah mempertimbangkan kondisi lingkungan dan akses sebelum menetapkan lokasi pembangunan.

“Kami menyambut baik kabar pembatalan pembangunan SMPN 25 di lokasi tersebut. Sejak awal, warga sudah menyampaikan keberatan dan meminta pemerintah mempertimbangkan kondisi lingkungan serta akses di kawasan ini,” ujar Edy.

Baca Juga :  Kepsek SMK Pamulang Terduga Pelaku Child Grooming Diperiksa Polisi

Edy berharap pemerintah turut mempertimbangkan aspirasi masyarakat ketika menentukan lokasi baru SMPN 25.

“Mudah-mudahan kalau nantinya pemerintah mencari lokasi baru, aspirasi dan kondisi masyarakat sekitar juga menjadi pertimbangan,” katanya.

Setelah lokasi baru ditetapkan, Pemkot Tangsel perlu menyiapkan kembali tahapan perencanaan pembangunan.

Proyek tersebut kemudian dapat kembali masuk proses tender setelah seluruh persiapan pembangunan selesai.

Dengan demikian, pembangunan SMPN 25 dipastikan tidak berlanjut di Bukit Nusa Indah pada 2026. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini