Polisi mengungkap motif pengeroyokan prajurit TNI AD di Kelapa Dua, Tangerang. Perselisihan dipicu antrean sate taichan, tujuh orang menjadi tersangka.
Aktual Tangerang – Polisi mengungkap motif pengeroyokan yang menewaskan prajurit TNI AD berinisial ABS di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Peristiwa itu dipicu perselisihan saat mengantre sate taichan di sebuah gerai.
Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan mengatakan keributan bermula saat para pelaku memesan empat porsi sate taichan.
Korban yang merupakan pelanggan tetap kemudian terlibat adu mulut dengan para pelaku. Perselisihan dipicu perdebatan mengenai urutan antrean.
Berdasarkan keterangan saksi, cekcok semakin memanas karena persoalan jumlah tusuk sate dalam satu porsi.
Situasi itu memicu tersangka berinisial S memukul korban lebih dulu.
“Motifnya salah paham berawal karena rebutan antrean sate taichan, cekcok dan tersangka S memukul korban lebih dulu,” kata Wira, Sabtu (25/7/2026).
Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian. Saksi yang diperiksa meliputi rekan korban dan penjual sate taichan.
Polisi juga mengembangkan penyidikan hingga menetapkan tiga tersangka baru.
Dengan penambahan tersebut, jumlah tersangka kini menjadi tujuh orang. Sebelumnya, empat orang telah lebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka.
Menurut Wira, status ketiga orang itu dinaikkan setelah penyidik menemukan alat bukti yang cukup.
Para tersangka dijerat Pasal 458, Pasal 262, dan Pasal 466 ayat (3) KUHP. Ancaman pidana dikenakan sesuai peran masing-masing tersangka.
Sebelumnya, jasad prajurit TNI AD berinisial ABS ditemukan di Kelapa Dua. Korban ditemukan pada Minggu (19/7/2026). (*)







Leave a Reply