Tangerang Targetkan Zero Waste 2029

admin - 21 May 2025

1000050165.jpg

Tangerang Targetkan Zero Waste 2029, Pemkab Siapkan Langkah Konkret Atasi Sampah

Tangerang-– Pemerintah Tangerang targetkan zero waste 2029. Hal ini merupakan upaya mendukung pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah berkelanjutan.

Program Tangerang targetkan zero waste 2029 sebagai tonggak penting menuju kabupaten yang bersih dan ramah lingkungan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, menegaskan komitmennya untuk mencapai status zero waste sebelum tahun 2029.

Langkah Serius Pemkab Tangerang Menuju Zero Waste

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikma, menyampaikan bahwa target tersebut tengah diupayakan melalui berbagai kebijakan, termasuk pengurangan penggunaan kantong plastik dan kertas serta pengelolaan sampah organik secara mandiri.

“Target sebelum 2029, pokoknya sudah harus status zero waste,” ujarnya saat diwawancarai di Tangerang, Rabu (21/05/2025), seperti dikutip dari ANTARA.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Pemkab Tangerang untuk mengubah paradigma pengelolaan sampah dan mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup minim sampah.

Dari Open Dumping ke Control Landfill

Sebagai bagian dari strategi menuju Tangerang targetkan zero waste 2029, Pemkab Tangerang telah menetapkan Surat Keputusan (SK) kedaruratan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin. Sistem lama berupa open dumping akan diubah menjadi control landfill, yaitu sistem pengelolaan sampah yang lebih terkontrol dan ramah lingkungan.

“Sistem landfill ini segera mungkin kita terapkan, sekarang sedang diproses melalui SK kedaruratannya,” jelas Intan.

Perubahan ini dilakukan mengingat kondisi TPA Jatiwaringin yang dinilai mendesak dan telah ditutup oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI karena tak lagi sesuai standar pengelolaan sampah.

Aktivasi 16 TPS 3R sebagai Solusi Sementara

Sambil menunggu sistem control landfill diimplementasikan, Pemkab Tangerang mengaktifkan 16 Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) sebagai langkah darurat. TPS 3R ini bertujuan mengurangi beban sampah yang masuk ke TPA dan mendukung masyarakat untuk memilah dan mendaur ulang sampah dari sumbernya.

Baca Juga :  Jalan Utama Kota Tangerang Diperbaiki, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

“Kita aktifkan semua 16 TPS 3R untuk mencegah sampah masuk ke TPA Jatiwaringin,” ungkap Intan.

Langkah ini dinilai krusial dalam mendukung pencapaian Tangerang targetkan zero waste 2029, karena TPS 3R dapat mempercepat proses pengolahan sampah di tingkat lokal dan berbasis komunitas.

Komitmen Jangka Panjang Menuju Kota Hijau

Dengan berbagai kebijakan dan inovasi yang diterapkan, Tangerang targetkan zero waste 2029 menjadi lebih dari sekadar slogan. Ini adalah komitmen nyata untuk memperbaiki tata kelola sampah, menumbuhkan kesadaran lingkungan, dan menciptakan masa depan yang lebih bersih bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Sumber: ANTARA

Terus kunjungi website kita di AktualTangerang.com untuk lebih banyak lagi artikel seputar Tangerang Raya dan Nasional. Jangan lupa follow akun sosial media di Instagram dan Tiktok

 

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini