Pemkot Tangsel Perluas Internet Gratis Hingga Rumah Ibadah

Adi Subchan - 24 June 2026

FOTO: Chatgpt/Aktual Tangerang/Ilustrasi
FOTO: Chatgpt/Aktual Tangerang/Ilustrasi

Pemkot Tangsel memperluas internet gratis di 379 masjid dan 376 musala. Program Masjid Digital dorong literasi digital dan UMKM.

Aktual Tangerang – Pemkot Tangerang Selatan terus memperkuat transformasi digital melalui perluasan akses internet gratis di ruang publik.

Program tersebut kini menyasar rumah ibadah sebagai pusat literasi digital dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkot Tangsel mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kapasitas masyarakat.

Langkah ini sekaligus memperkecil kesenjangan digital dan memperkuat produktivitas berbasis komunitas.

Berdasarkan data Diskominfo Tangsel, program tersebut bertujuan memperluas akses internet masyarakat.

Selain itu, program ini juga mendukung peningkatan literasi digital hingga tingkat lingkungan warga.

Kepala Diskominfo Kota Tangsel, Tb. Asep Nurdin, mengatakan rumah ibadah memiliki peran strategis dalam pembinaan masyarakat.

“Masjid harus menjadi pusat kegiatan kemasyarakatan dan pembinaan generasi muda. Tidak hanya kegiatan ibadah, tetapi juga program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Asep, Rabu (24/6/2026).

Baca Juga :  Kualitas Udara Tangsel Terburuk se-Indonesia, AQI Tembus 193

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi sarana pemberdayaan ekonomi sekaligus edukasi masyarakat. Karena itu, penyediaan akses internet di rumah ibadah menjadi bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia.

Asep menegaskan, pembangunan kota digital tidak cukup hanya dengan menyediakan jaringan internet. Masyarakat juga perlu dibekali kemampuan memanfaatkan teknologi secara produktif dan aman.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Pemkot Tangsel menjalankan program Masjid Digital. Program ini berfokus pada penguatan literasi digital dan perluasan syiar keagamaan di ruang digital.

“Melalui program Masjid Digital, Pemkot hadir memperluas syiar. Diskominfo menjadi jembatan publikasi dan amplifikasi syiar Islam di ruang digital,” katanya.

Diskominfo juga mendukung promosi berbagai kegiatan keagamaan melalui media sosial resmi pemerintah dan sejumlah media mitra.

Berbagai program turut dikembangkan dalam ekosistem tersebut. Di antaranya Festival Digital Marketing Islami, kolaborasi SEO Subuh, dan GPS Tangsel.

Selain itu, Pemkot Tangsel menyiapkan pelatihan digital bagi pelajar, remaja masjid, dan pengurus rumah ibadah.

Materi pelatihan mencakup literasi digital dasar, keamanan siber, hingga pemanfaatan platform digital untuk pengembangan UMKM.

“Kami ingin memastikan konektivitas yang tersedia berdampak langsung pada kegiatan produktif. Generasi muda harus menjadi kreator dan inovator digital,” tambah Asep.

Jaringan Internet Gratis Jangkau Ribuan Titik

Hingga kuartal II 2026, Pemkot Tangsel telah memperluas layanan internet gratis di berbagai fasilitas publik dan area komunal warga.

Asep menyebut saat ini terdapat 379 masjid dan 376 musala yang telah difasilitasi akses internet gratis. Layanan serupa juga tersedia di taman kota, rumah sakit, dan balai warga.

“Saat ini sekitar 379 masjid dan 376 musala telah mendapatkan fasilitas internet gratis. Layanan tersebut juga tersedia di sejumlah ruang publik lainnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Kesulitan Daftar SPMB, Dindikbud Tangsel Buka Posko Pengaduan

Data Diskominfo menunjukkan terdapat 763 titik internet gratis di rumah ibadah. Sebarannya meliputi 197 titik di Pondok Aren, 150 titik di Ciputat Timur, dan 129 titik di Pamulang.

Kemudian terdapat 106 titik di Ciputat, 91 titik di Serpong, 54 titik di Serpong Utara, serta 36 titik di Setu.

Secara keseluruhan, program perluasan jaringan digital telah menjangkau lebih dari 5.000 titik layanan internet gratis di Tangsel.

“Penyediaan akses internet gratis merupakan bagian dari program perluasan jaringan digital. Saat ini layanan telah menjangkau lebih dari 5.000 titik,” tegas Asep.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 397 titik berada di area pemerintahan. Sementara 4.603 titik lainnya tersebar di area publik.

Layanan tersebut mencakup 1.198 titik balai warga dan pos keamanan. Selain itu, terdapat 245 titik di lembaga pendidikan serta 148 titik di posyandu dan posbindu.

Hosting Gratis untuk Organisasi Keagamaan dan UMKM

Tidak hanya menyediakan jaringan internet, Diskominfo Tangsel juga meluncurkan program hosting gratis bagi organisasi keagamaan dan UMKM.

Program tersebut bertujuan membantu organisasi dan pelaku usaha mengurangi biaya operasional digital. Fasilitas itu memanfaatkan pusat data milik Pemkot Tangsel.

Melalui program ini, organisasi keagamaan dan UMKM dapat memiliki situs web tanpa biaya hosting.

“Langkah ini diambil untuk mendukung kemandirian digital masyarakat masjid, bukan sekadar memberikan fasilitas,” ujar Asep.

Program tersebut didukung kapasitas pusat data yang dimiliki Pemkot Tangsel. Infrastruktur tersebut memiliki 616 Core CPU, RAM 1.840 GB, dan kapasitas penyimpanan 328,17 TB.

Asep menilai rumah ibadah dapat menjadi sarana efektif memperluas inklusi digital dan ekonomi masyarakat.

“Rumah ibadah mampu menjangkau masyarakat akar rumput yang selama ini sulit tersentuh program digitalisasi formal,” katanya.

Ia optimistis pemerataan infrastruktur digital dan edukasi berkelanjutan akan meningkatkan daya saing daerah. Program ini juga diharapkan mampu menekan risiko penyalahgunaan teknologi, termasuk judi online dan disinformasi.

“Perluasan jaringan ini menjadi sinyal positif bagi pengembangan ekonomi digital dan investasi teknologi di Tangerang Selatan,” pungkasnya. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini