Pemkab Tangerang Aktifkan 16 TPS 3R sebagai Solusi Darurat Penanganan Sampah
Tangerang–Pemerintah Kabupaten Tangerang mengumumkan pengaktifan 16 TPS 3R Tangerang (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle). Kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk mengatasi krisis pengelolaan sampah pasca-penutupan TPA Jatiwaringin oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menyatakan bahwa inisiatif ini diambil menyusul penutupan sistem pembuangan terbuka (open dumping) yang digunakan di TPA Jatiwaringin karena menyebabkan pencemaran lingkungan serius dan kebakaran.
“Kita harus segera menindaklanjuti. Kami berproses dengan mengaktifkan 16 TPS 3R Tangerang untuk mencegah sampah menumpuk dan masuk kembali ke TPA Jatiwaringin,” ungkap Intan, Senin (19/5/2025).
Solusi Sementara dan Jangka Panjang
Pemkab Tangerang juga akan melakukan perbaikan infrastruktur di TPA Jatiwaringin, termasuk pemasangan mesin pencacah sampah (mesin huar) dan pembangunan sistem sanitary landfill sebagai solusi sementara.
“Langkah ke depan adalah membuat sanitary landfill, dan untuk jangka panjangnya akan bekerja sama dengan pihak ketiga,” ujar Intan.
Selain itu, pihaknya akan melakukan roadshow ke 16 TPS 3R Tangerang untuk memastikan kelengkapan dan kesiapan operasional.
Komitmen Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Pengaktifan TPS 3R Tangerang merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah daerah dan langkah awal menuju pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Fachrul Rozi, serta Bupati Maesyal Rasyid dan pengelola TPA Jatiwaringin akan dimintai klarifikasi oleh KLH terkait dugaan pelanggaran lingkungan yang terjadi.
Sebelumnya, Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa penutupan TPA Jatiwaringin dilakukan secara total karena sistem open dumping yang digunakan telah mencemari lingkungan dan memicu kebakaran berulang.
“Kami sudah beri waktu enam bulan untuk melakukan perbaikan. Karena tidak ada tindak lanjut yang memadai, TPA Jatiwaringin ditutup secara permanen,” jelas Hanif.
Penanganan Terpadu untuk Cegah Krisis
Dengan pengoperasian TPS 3R Tangerang, diharapkan pengelolaan sampah menjadi lebih terintegrasi dan tidak lagi bergantung pada sistem pembuangan akhir yang tidak ramah lingkungan.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam sistem pengelolaan sampah berbasis lingkungan.
Sumber: Antara
Foto: tangerangkab.go.id
Terus kunjungi website kita di AktualTangerang.com untuk lebih banyak lagi artikel seputar Tangerang Raya dan Nasional. Jangan lupa follow akun sosial media di Instagram dan Tiktok











Leave a Reply