Banten Diproyeksikan bakal Jadi Pusat Ekonomi Syariah Nasional

Adi Subchan - 23 May 2026

BI Banten memproyeksikan Banten menjadi pusat ekonomi syariah nasional didukung pertumbuhan keuangan syariah dan ekosistem halal. (Foto: Dok BI Banten)
BI Banten memproyeksikan Banten menjadi pusat ekonomi syariah nasional didukung pertumbuhan keuangan syariah dan ekosistem halal. (Foto: Dok BI Banten)

BI Banten memproyeksikan Banten menjadi pusat ekonomi syariah nasional didukung pertumbuhan keuangan syariah dan ekosistem halal.

Aktual Tangerang – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten memproyeksikan Banten menjadi pusat ekonomi syariah nasional.

Potensi tersebut didukung kekuatan demografi, geografis, dan besarnya ekosistem halal di daerah itu.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Ameriza M Moesa menyebut Banten memiliki posisi strategis secara nasional.

Menurutnya, Banten menjadi gerbang ekonomi dan industri sekaligus basis pesantren terbesar di Indonesia.

“Banten memiliki kekuatan besar untuk menjadi pusat ekonomi syariah nasional,” ujar Ameriza saat membuka SHAFARA dan DIGIWARA Festival 2026, Jumat.

Ia mengatakan terdapat enam sektor utama yang menopang pertumbuhan ekonomi syariah di Banten.

Baca Juga :  Harga MinyaKita di Tangsel Tembus Rp22 Ribu per Liter

Enam sektor tersebut meliputi makanan halal, fesyen muslim, dan ekosistem pesantren. Selain itu, sektor keuangan syariah, pembayaran digital, dan gaya hidup halal.

Ameriza menyebut pertumbuhan ekosistem keuangan syariah di Banten terus meningkat signifikan.

“Pengguna layanan perbankan syariah tumbuh rata-rata 12,4 persen,” katanya.

Selain itu, tingkat adopsi digital dalam ekosistem syariah juga meningkat tajam. Nilai transaksi QRIS Syariah tumbuh 46,2 persen dengan capaian Rp114 miliar.

Sementara, sektor UMKM halal dan keuangan digital syariah turut mencatat pertumbuhan positif. Pertumbuhan sektor tersebut mencapai 26,5 persen dengan nilai transaksi Rp381 triliun.

BI Banten juga memperkuat sinergi bersama berbagai pemangku kepentingan daerah. Langkah itu dilakukan untuk membangun Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (Zona KHAS).

Program tersebut ditujukan memperkuat ekosistem halal berbasis usaha kecil.

Baca Juga :  BPOM Temukan Ikan Asin dan Tahu Berformalin di Tangerang

Selain itu, program tersebut meningkatkan literasi dan kapasitas pelaku usaha halal.

BI Banten juga terus mendorong optimalisasi wakaf produktif di masyarakat. Ameriza meminta masyarakat tidak hanya berfokus pada wakaf tanah dan bangunan.

“Wakaf produktif harus dikembangkan agar memberikan nilai ekonomi berkelanjutan,” ucapnya. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini