Disdukcapil Tangsel mencatat arus pendatang pasca Lebaran tetap stabil, dengan jumlah masuk dan keluar relatif seimbang.
Aktual Tangerang – Arus perpindahan penduduk ke Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terpantau stabil pasca Idulfitri.
Tidak terjadi lonjakan signifikan hingga dua pekan setelah Lebaran.
Plt Kepala Disdukcapil Tangsel, Dwi Suryani, menyampaikan data terbaru perpindahan penduduk. Hingga Senin (30/3), tercatat 68 orang mengurus pindah datang.
“Data terbaru menunjukkan 68 orang mengurus pindah datang ke Tangsel,” ujar Dwi.
Dalam periode yang sama, sebanyak 49 warga tercatat pindah keluar.
Menurut Dwi, mobilitas penduduk di Tangsel memang tergolong tinggi. Perpindahan terjadi karena pekerjaan, mutasi, atau alasan pribadi lainnya.
“Jumlah masuk dan keluar relatif berimbang, sehingga pertumbuhan tidak signifikan,” katanya.
Ia menilai kondisi ini sebagai fenomena rutin pasca Lebaran.
Tangsel dikenal sebagai daerah dengan mobilitas penduduk cukup dinamis. Meski demikian, data tersebut masih bersifat sementara.
Pergerakan penduduk masih berpotensi berubah selama periode pasca Lebaran. Dwi menjelaskan, sebagian pendatang bersifat non permanen.
Mereka belum tentu menetap dalam jangka panjang di Tangsel. “Pendatang belum tentu menetap, sebagian hanya mencari pekerjaan,” ujarnya.
Pendataan dilakukan melalui laporan di tingkat RT dan RW. Data tersebut kemudian terintegrasi dengan sistem pemerintah pusat.
Pendatang non permanen wajib mengisi data melalui aplikasi resmi. Aplikasi yang digunakan adalah Sistem Informasi Penduduk Non Permanen.
“Itu aplikasi dari kementerian untuk mendata pendatang non permanen,” kata Dwi.
Di Tangsel, pendataan difasilitasi melalui layanan Rumah Dukcapil. ***









Leave a Reply