Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik hingga Lebaran

Adi Subchan - 09 March 2026

Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter membuat banyak pengendara di Tangerang Selatan beralih ke Pertalite meski harus mengantre. (Foto: Dok Aktual Tangerang)
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter membuat banyak pengendara di Tangerang Selatan beralih ke Pertalite meski harus mengantre. (Foto: Dok Aktual Tangerang)

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin harga BBM Pertalite stabil dan pasokan aman selama Ramadan serta Idulfitri.

Aktual Tangerang – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin harga BBM subsidi Pertalite tidak naik meski minyak dunia tembus USD118 per barel.

Bahlil menegaskan pasokan BBM tetap aman untuk Ramadan dan Idulfitri.

“Sampai dengan hari raya ini insyaallah tidak ada kenaikan harga BBM subsidi,” ujar Bahlil, Senin (9/3/2026).

Ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. “Pasokan tidak ada masalah. Untuk puasa dan Hari Raya semuanya terjamin,” tambah Bahlil.

Lonjakan harga minyak dunia dipicu eskalasi perang antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran. Harga Brent mencapai USD118 per barel, tertinggi sejak Juni 2022, lapor media Sputnik.

Serangan AS dan Israel pada 28 Februari menewaskan ribuan orang di Iran.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Peredaran Uang Palsu Meningkat

Iran membalas dengan serangan ke pangkalan militer AS, fasilitas diplomatik, dan beberapa kota Israel.

Pada 8 Maret, serangan udara AS-Israel menargetkan fasilitas penyimpanan minyak Iran di Teheran. Kerusakan ini menyebabkan lonjakan harga minyak dunia karena pasokan terganggu.

Kontrak berjangka Brent naik USD18,35 atau 19,8 persen menjadi USD111,04 per barel.

Minyak mentah WTI Amerika Serikat naik 15,27 dolar AS atau 16,8 persen menjadi 106,17 dolar AS per barel.

Pekan lalu, harga Brent meningkat 27 persen dan WTI naik 35,6 persen sebelum lonjakan terbaru.

Militer Israel menyerang komandan Iran di Beirut, memperluas operasi militer, menewaskan hampir 400 orang.

Israel mengancam akan membunuh pengganti Khamenei, sementara Presiden AS Donald Trump memperingatkan perang baru. ***

Baca Juga :  Waspada! Beredar Daging Impor Kedaluwarsa Jelang Lebaran

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini