Perang Iran-AS Picu Kenaikan Harga BBM di Tangerang

Adi Subchan - 02 March 2026

FOTO: Bloomberg/Ilustrasi
FOTO: Bloomberg/Ilustrasi

Konflik Timur Tengah memicu lonjakan harga BBM non-subsidi di Tangerang. Kenaikan mencapai Rp1.000 per liter di sejumlah SPBU.

Aktual Tangerang – Konflik di Timur Tengah memicu kenaikan harga BBM non-subsidi di Tangerang, Banten, Senin (2/3/2026).

Kenaikan terjadi setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran, Sabtu (28/2/2026).

Serangan itu memicu respons militer Iran ke sejumlah negara kawasan.

Beberapa wilayah yang memiliki pangkalan militer AS menjadi sasaran. Bahrain, Kuwait, dan Abu Dhabi dilaporkan terkena serangan rudal Iran.

Iran juga menutup Selat Hormuz, jalur utama distribusi minyak mentah global. Penutupan jalur itu mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia.

Dampaknya terasa pada harga BBM non-subsidi, termasuk di Tangerang, Banten. Kenaikan harga berkisar antara Rp400 hingga Rp1.000 per liter.

Baca Juga :  WNI di Doha Sebut Situasi Qatar Masih Kondusif

Penyesuaian harga mengacu pada rata-rata harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Sejumlah operator SPBU menaikkan harga, termasuk Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo.

Harga Pertamax menjadi Rp12.300 per liter, naik Rp500 dari sebelumnya Rp11.800. Sedangkan,  Pertamax Turbo kini Rp13.100 per liter.

Sementara, Pertamax Green dibanderol Rp12.900 per liter. Pertamina Dex tercatat Rp14.350 per liter dan Dexlite kini dijual Rp14.200 per liter.

Shell Super naik menjadi Rp12.390 per liter dari Rp12.050. Dan, Shell V-Power Diesel kini Rp14.620 per liter dari sebelumnya Rp13.600.

Kenaikan juga terjadi pada BP 92 yang kini dijual Rp12.390 per liter dari Rp12.050. BP Ultimate naik menjadi Rp12.920 per liter dari Rp12.500. Dan, Ultimate Diesel dibanderol Rp14.620 per liter dari Rp13.600.

Produk Vivo Revvo 92 naik menjadi Rp12.390 per liter dari Rp12.050. Revvo 95 dijual Rp12.920 per liter dari Rp12.500. Diesel Primus Plus kini Rp14.620 per liter dari sebelumnya Rp13.600.

Baca Juga :  17 Penerbangan Timur Tengah di Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggelar pertemuan darurat menyikapi eskalasi konflik.

PBB mendesak semua pihak menahan diri demi menjaga stabilitas keamanan global. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini