Stasiun Jatake Jadi Primadona Baru Transportasi Warga Tangerang

Adi Subchan - 08 February 2026

Kaca Commuter Line pecah akibat lemparan batu di lintas Duri-Tangerang. KAI Commuter pastikan tidak ada korban. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)
Kaca Commuter Line pecah akibat lemparan batu di lintas Duri-Tangerang. KAI Commuter pastikan tidak ada korban. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

Sejak dibuka Januari 2026, Stasiun Jatake menarik ribuan penumpang. KAI optimalkan layanan rel dengan desain modern dan konsep TOD.

Aktual Tangerang – Kehadiran Stasiun Jatake perlahan menjadi primadona transportasi publik di Kabupaten Tangerang.

Sejak beroperasi akhir Januari 2026, stasiun ini selalu dipadati penumpang setiap hari.

PT KAI mencatat, pada periode 28 Januari-5 Februari 2026, Stasiun Jatake melayani 7.936 pengguna gate masuk. Sementara itu, gate keluar mencatat 8.206 pengguna, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat.

KAI menilai stasiun baru ini mempermudah akses ke permukiman dan pusat aktivitas ekonomi.

Menjawab Kebutuhan Mobilitas Warga Tangerang

Anne Purba, VP Corporate Communication KAI, menyebut jumlah pengguna jadi sinyal kuat kebutuhan transportasi rel.

“Stasiun Jatake menunjukkan kebutuhan akses transportasi rel dekat permukiman dan pusat pertumbuhan ekonomi,” kata Anne.

Menurut Anne, mobilitas masyarakat meningkat seiring berkembangnya aktivitas ekonomi dan perjalanan harian ke Jabodetabek.

Baca Juga :  Wanita di Cipondoh Ditusuk 9 Kali Saat Antar Anak Sekolah

Desain Modern dan Konsep TOD Jadi Daya Tarik

Stasiun Jatake memiliki desain modern tropis yang fungsional dan ramah lingkungan.

Bangunan tiga lantai ini mengusung konsep Transit Oriented Development dan bangunan hijau.

Fasilitas ventilasi alami dan panel surya membuat stasiun nyaman untuk aktivitas transit harian.

KAI rutin memetakan masukan masyarakat sebagai dasar pengembangan layanan kereta api.

Data BPS 2025 menunjukkan wilayah barat Jawa mengalami akselerasi aktivitas ekonomi dan mobilitas tenaga kerja.

Kondisi ini mendorong permintaan transportasi publik yang andal, terjadwal, dan terintegrasi.

Sepanjang 2025, lintas Tanah Abang-Rangkasbitung melayani 77.552.716 pengguna, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya.

Anne menilai, tren satu dekade terakhir menunjukkan kereta api perkotaan dominan menopang ekonomi harian.

Baca Juga :  Pria Diduga Bakar Diri di Rumah Makan Ciputat

Infrastruktur Diperkuat, Layanan Disesuaikan

Elektrifikasi jalur kulon sepanjang 72,8 kilometer mendukung penguatan layanan sejak 2017–2018.

Frekuensi perjalanan Commuter Line Tangerang Line meningkat dari 90 menjadi 122 perjalanan per hari.

KAI menyesuaikan layanan untuk mengakomodasi pertumbuhan mobilitas masyarakat jangka panjang.

Sejak awal beroperasi, Stasiun Jatake menjadi simbol transportasi publik yang dekat dan relevan bagi warga.

KAI memastikan pengembangan layanan akan terus dilakukan bersama pemerintah demi kenyamanan pengguna. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini