Tingkatkan Mutu Pendidikan, Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge

Adi Subchan - 15 May 2026

Gubernur Banten Andra Soni menerima audiensi Cambridge School Indonesia di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang. (Foto: Istimewa)
Gubernur Banten Andra Soni menerima audiensi Cambridge School Indonesia di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang. (Foto: Istimewa)

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama dengan Cambridge School Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sekolah unggulan.

Aktual Tangerang – Gubernur Banten, Andra Soni, menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Pembahasan kerja sama dilakukan di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (12/5/2026).

Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Banten.

Andra Soni mengatakan, Pemprov Banten terus memperluas akses pendidikan tingkat SMA, SMK, dan Sekolah Khusus.

Upaya itu dilakukan melalui Program Sekolah Gratis dan pembangunan sekolah baru di berbagai daerah.

“Pemprov Banten membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi anak-anak Banten,” kata Andra Soni.

Baca Juga :  SMAN 3 Tangsel Melaju ke Final LCC Empat Pilar MPR

Ia menyebut pembangunan unit sekolah dan ruang kelas baru terus dilakukan secara bertahap. Program Sekolah Gratis juga telah berjalan selama satu tahun terakhir di Provinsi Banten.

“Insya Allah program itu akan diperluas hingga tingkat Madrasah Aliyah,” ujarnya.

Selain akses pendidikan, Pemprov Banten juga mulai fokus meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Salah satunya melalui penerapan kurikulum unggulan dan kolaborasi dengan lembaga pendidikan profesional.

“Kami memulai peningkatan mutu pendidikan melalui CMBBS,” ucap Andra Soni.

Ia mengaku telah menerbitkan regulasi pengelolaan sekolah unggulan di Provinsi Banten. Menurutnya, sekolah unggulan harus dapat diakses seluruh kalangan masyarakat.

“Ke depan kami ingin sekolah unggulan hadir di seluruh kabupaten dan kota,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten Jamaluddin mengatakan, Pergub Nomor 24 Tahun 2026 telah diterbitkan. Pergub itu mengatur pengelolaan SMA CMBBS sebagai sekolah unggulan di Banten.

“Aturan itu memuat delapan standar pengelolaan sekolah unggulan,” ujar Jamaluddin.

Ia menjelaskan, standar tersebut meliputi kurikulum, sarana prasarana, hingga proses pembelajaran.

Menurutnya, pemerintah daerah diharapkan mengirimkan siswa berprestasi ke CMBBS.

Sementara itu, tim Cambridge Indonesia Adri Prakoso menyebut saat ini terdapat empat Cambridge School di Indonesia. Sekolah tersebut berada di Yogyakarta, Jakarta, Sumatera Selatan, dan Jawa Timur.

Baca Juga :  Siswi SMA di Serpong Diterima di Tujuh Kampus Elit Dunia

Selain itu, beberapa sekolah lain masih dalam tahap persiapan sebagai educational partner Cambridge School.

“Kurikulum Cambridge berfokus pada siswa dan memiliki standar internasional,” kata Adri.

Ia menambahkan, kurikulum itu juga mendukung pembelajaran multilingual dan jejaring pendidikan global.

Adri menilai penerapan kurikulum Cambridge dapat meningkatkan daya saing siswa di tingkat internasional.

“Para siswa juga memiliki peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” ujarnya. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini