Turnamen Sepak Bola HUT RI-81, Polresta Tangerang Vs DLHK Ricuh

Adi Subchan - 15 August 2026

Laga Polresta Tangerang melawan DLHK Kabupaten Tangerang di Liga POP diwarnai kericuhan. Polresta menang 1-0 dan melaju ke final. (Foto: Tribun Tangerang)
Laga Polresta Tangerang melawan DLHK Kabupaten Tangerang di Liga POP diwarnai kericuhan. Polresta menang 1-0 dan melaju ke final. (Foto: Tribun Tangerang)

Laga Polresta Tangerang melawan DLHK Kabupaten Tangerang di Liga POP diwarnai kericuhan. Polresta menang 1-0 dan melaju ke final.

Aktual Tangerangnn – Pertandingan Polresta Tangerang melawan DLHK Kabupaten Tangerang diwarnai kericuhan. Insiden terjadi dalam laga Liga Pekan Olahraga antar Pegawai (POP).

Pertandingan berlangsung di Stadion Mini Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Jumat (14/8/2026). Kedua tim bertanding untuk memperebutkan tiket menuju babak final.

Laga tersebut menjadi bagian rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tim Polresta Tangerang tampil dengan jersey biru putih dalam pertandingan tersebut. Sementara itu, pemain DLHK Kabupaten Tangerang mengenakan seragam berwarna hijau.

Situasi pertandingan memanas setelah terjadi kontak fisik antarpemain.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, seorang pemain terlihat membanting penjaga gawang lawan. Pemain tersebut juga terlihat melayangkan pukulan dalam insiden tersebut.

Sejumlah pemain kemudian berusaha melerai keributan yang terjadi di lapangan. Namun, beberapa pemain lainnya ikut terbawa emosi hingga situasi semakin memanas.

“Awalnya ribut, terus ada yang rangkul-rangkulan, ada yang tarik-tarikan, terus ada yang dibanting,” ujar saksi mata, Sarifudin.

Baca Juga :  Polisi Gadungan Sekap Korban, Uang Rp7,9 Juta Dirampas

Menurut Sarifudin, kericuhan berlangsung sekitar 15 menit. Petugas keamanan kemudian berhasil meredam keributan di sekitar lapangan.

“Kayaknya enggak ada yang sampai luka serius,” kata Sarifudin.

Kepala Seksi Humas Polresta Tangerang, Ipda Tri Leksono, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengatakan keributan bermula dari kontak fisik saat pertandingan berlangsung.

“Itu insiden saat main bola, ada sliding tackle, mungkin enggak terima,” ujar Tri.

Tri memastikan keributan tersebut tidak meluas ke luar area pertandingan. Kedua pihak juga telah menyelesaikan persoalan dan sepakat berdamai.

“Sudah selesai masalah itu. Biasa main bola, itu cuma miskomunikasi saja di lapangan,” tuturnya.

Terlepas dari kericuhan, pertandingan tetap dilanjutkan hingga selesai. Polresta Tangerang akhirnya mengalahkan DLHK Kabupaten Tangerang dengan skor 1-0.

Kemenangan tersebut mengantarkan Polresta Tangerang ke babak final Liga POP. Laga final menjadi bagian rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (*)

Baca Juga :  Ayah Sambung Diduga Cabuli Dua Anak Tiri Sejak SD

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini