Manajer Timnas Teqball Indonesia memberi pesan mendalam kepada tim sebelum terbang ke Thailand untuk berlaga di ajang SEA Games ke-33 tahun 2025
Aktual Tangerang – Suasana GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (22/11/2025) pagi sedikit berbeda. Tiga buah meja teqball terpasang di lapangan tertutup.
Para atlet melakukan sesi pemanasan diawali pengarahan manajer Timnas Teqball Indonesia Dr Umar Aryo Seno Junior, S.H., M.M. Setelah pengantar singkat, mereka bersama-sama menggotong meja yang bagian ujung melengkung ke tengah lapangan.
Tampak Yoga Ardika Putra, Husni Uba, Benekditus Budi Setyoko Jasmini, Zahrotus Syifa, Sumaya dan Akyko Micheel Kapito fokus menjalani sesi latihan pagi itu. Semua atlet menggunakan jersey merah.
Pelatih Timnas Teqball Indonesia Gabriella Kota memastikan posisi meja tersebut. Termasuk jarak garis pembatas serve dengan ujung meja. Ia mengukur secara sederhana dengan menghitung jejakan kaki.
“Hari ini sesi simulasi pertandingan, seolah-olah mereka bertemu dengan lawan,” ujar Dr Umar Aryoseno Junior., S.H., M.M. kepada Aktual Tangerang.
Jam Terbang di Uji Coba Internasional
Manajer Timnas Teqball yang juga perwira Polri itu menjelaskan secara keseluruhan persiapan matang tim jelang keberangkatan ke Thailand. Setidaknya tim ini telah melakukan empat kali laga uji coba Internasional kelas kejuaraan dunia dalam tiga bulan.
Yakni World Series Teqball Championships di Beijing, dengan 30 negara berpartisipasi. Kemudian World Tour Teqball Championship Bangkok 2025.
Kejuaraan Teqball Pantai Piala Internasional atau 2025 Beach Teqball International Cup di Hainan Province, Wanning China. Rangkaian uji tanding Internasional itu melahirkan prestasi dan juga mental bertanding.
Prestasi pertama kali, delapan besar kejuaraan dunia tunggal putra yang diraih Yoga. Selain itu juga pasangan Sumaya dan Gabby merebut perunggu di Kejuaraan Dunia Thailand.
Ini juga berkat dukungan Menpora dan Ketum PP POTSI Jovinus Calvin Legawa, dan seluruh pelatih serta tim official,” ujarnya.
Fokus Main Pintar
Umar Aryo menguatkan timnya agar fokus dalam setiap pertandingan dan bermain pintar. Berdasarkan pengalaman uji coba, ia melihat tim unggulan itu bisa memanfaatkan peluang sangat baik.
“Main safety, main pintar. Strategi tak melulu harus buang tenaga. Tapi bagaimana dapat poin,” ujarnya.
Pelatih Timnas Teqball Indonesia Gabriella Kota mengatakan pihaknya masih memiliki waktu untuk mematangkan strategi. Pelatih asal Hungaria ini optimistis timnya memberikan yang terbaik di SEA Games 2025.
Ia melihat timnya memiliki kekuatan dan teknik bagus serta motivasi tinggi untuk memberikan yang terbaik dalam SEA Games 2025. “Fokus kami, bagaimana bisa sampai ke final dulu,” ujar Gabriella.











Leave a Reply