Ajang ini juga menyerap lebih dari 2.000 tenaga kerja lokal, termasuk 380 marshal dilatih langsung oleh FIM. Semua marshal merupakan putra-putri Indonesia, bahkan beberapa dipercaya bertugas di ajang MotoGP Sepang.
Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung ajang internasional ini. “Ajang ini mengangkat citra Mandalika, Lombok, dan NTB sebagai destinasi kelas dunia,” katanya.
Kesiapan lintasan, fasilitas marshal, dan run-off area telah rampung sesuai standar Federasi Internasional Motor (FIM). Sebanyak 2.000 relawan terlibat mendukung operasional ajang, dengan 100 persen marshal berasal dari NTB.
Rangkaian MotoGP Mandalika juga mencakup Riders Parade (1 Oktober), Riders Go To School (2 Oktober), dan konser internasional 3-5 Oktober.
Konser bertajuk “When Music Meets Speed – Burn The Limits!” hadirkan hiburan internasional dalam kemasan sportainment.
Dorna Sports memuji dukungan pemerintah dan menyebut Mandalika sebagai salah satu sirkuit terindah di dunia.
Carlos Ezpeleta dari Dorna menyebut ajang ini akan suguhkan balapan spektakuler bagi penggemar MotoGP global.
Tiket resmi tersedia di www.themandalikagp.com dalam berbagai kategori dari Festival hingga VIP Hospitality. Tiket khusus untuk warga NTB dan ASN disediakan sebagai bentuk apresiasi dan partisipasi lokal.

Hingga 29 September, penjualan tiket telah mencapai 89,35 persen dari total kapasitas 50.870 kursi. Zona Premium Grandstand seperti Zone J, B, dan C hampir penuh dengan okupansi 92–98 persen.
Kategori Regular Grandstand dan Festival juga menunjukkan keterisian tinggi di kisaran 86-89 persen. Paket VIP Hospitality mencatat okupansi stabil di kisaran 77-84 persen, menunjukkan antusiasme tinggi publik.
Kesuksesan acara ini juga didukung para sponsor seperti Pertamina, BRI, BSI, BTN, Mandiri, Coca-Cola, Red Bull, dan lainnya.
MotoGP Mandalika 2025 diharapkan menjadi ajang sportainment global yang membanggakan Indonesia di mata dunia.











Leave a Reply