Indonesia Hajar Saint Kitts 4-0, Lawan Terkagum-kagum

Iskandar Noer - 28 March 2026

Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis. Pelatih Marcelo Serrano tetap bangga dan puji suporter Indonesia.(Foto: Istimewa)
Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis. Pelatih Marcelo Serrano tetap bangga dan puji suporter Indonesia.(Foto: Istimewa)

Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis. Pelatih Marcelo Serrano tetap bangga dan puji suporter Indonesia.

Aktual Tangerang – Timnas Indonesia menang telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series 2026. Laga berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026).

Pelatih Saint Kitts and Nevis, Marcelo Serrano, tetap mengungkapkan kebanggaannya usai pertandingan. Ia menilai pengalaman bermain di Indonesia sangat berkesan bagi timnya.

“Saya harus bilang ini negara indah dengan fans yang besar. Meski stadion tidak penuh, semangat suporter sangat terasa,” ujar Marcelo Serrano.

Marcelo menyebut para pemainnya menikmati atmosfer pertandingan di hadapan puluhan ribu penonton. Sekitar 26 ribu suporter hadir langsung di stadion.

Menurutnya, laga di Indonesia menjadi kenangan berharga bagi tim asal Karibia tersebut. Ia juga mengapresiasi sambutan hangat dari suporter tuan rumah.

Baca Juga :  Erick Thohir: FIFA Series Ujian Timnas Indonesia

Timnas Indonesia menang telak 4:0, Selebrasi Mauro Zijlstra Striker Timnas Indonesia Sukses Menjebol gawang Saint Kitts and Nevis Pada Laga FIFA Series 2026, Jum’at (27/3). (Foto: Istimewa)

“Terima kasih atas sambutan yang sudah diberikan kepada kami,” kata Marcelo.

Ia memastikan momen ini tidak akan dilupakan para pemainnya.

Terkait pertandingan, Marcelo menilai timnya tampil cukup baik pada awal laga. Namun, konsentrasi pemain menurun setelah kebobolan.

“Kami bermain baik selama 25 menit pertama. Setelah kebobolan, fokus pemain mulai hilang,” katanya.

Empat gol Indonesia dicetak Beckham Putra, Ole Romeny, dan Mauro Zijlstra. Beckham Putra mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut.

Marcelo mengakui timnya sempat memiliki peluang mencetak gol pada babak pertama. Namun, kesalahan lini belakang menjadi faktor utama kebobolan.

“Dua gol awal berasal dari kesalahan yang sama di lini belakang. Pemain lawan mampu memanfaatkan ruang dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada FIFA dan Indonesia atas penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, ajang ini memberi pengalaman penting bagi timnya.

“Saya berterima kasih kepada Indonesia dan FIFA atas turnamen ini. Kami menempuh perjalanan lebih dari 24 jam untuk datang ke sini,” ucapnya.

Marcelo juga memuji fasilitas stadion dan tempat latihan yang dinilai sangat baik. Ia menyebut pengalaman ini sangat berharga bagi timnya.

“Stadion dan fasilitas latihan sangat hebat. Kami benar-benar berterima kasih,” kata Marcelo.

Saint Kitts and Nevis dijadwalkan menghadapi Kepulauan Solomon pada Senin (30/3/2026). Laga tersebut kembali digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. ***

Baca Juga :  Kurniawan Dwi Yulianto Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini