Bina Remaja Soccer School konsisten mengikuti PSL 2026 dan fokus pada pembinaan usia dini serta penguatan mental bertanding pemain muda.
Aktual Tangerang – Pagustas Soccer League (PSL) 2026 kembali digelar dengan melibatkan puluhan Sekolah Sepak Bola (SSB). Salah satu peserta yang konsisten berpartisipasi adalah Bina Remaja Soccer School.
Pada Minggu (5/4/2026), sedikitnya 70 pertandingan digelar dalam tiga kategori usia. Kategori tersebut meliputi U-8, U-10, dan U-12.
Pertandingan berlangsung di Pamulang Community Center (PCC) dan Lapangan Permata Curug, Kabupaten Bogor.
Owner Bina Remaja Soccer School, Juanda, menyatakan timnya tidak pernah absen mengikuti PSL.
Owner Bina Remaja Soccer School, Juanda, optimis timnya dapat meraih hasil maksimal di Pagustas Soccer League (PSL) 2026. (Foto: Aktual Tangerang/Robby Kurniawan)
Ia menyebut, Bina Remaja mulai ikut sejak tahun kedua penyelenggaraan PSL.
“Sejak awal kami sudah berpartisipasi hingga sekarang,” ujar Juanda saat ditemui di Lapangan PCC Pamulang, Minggu (5/4/2026).
Juanda, yang akrab disapa Bang Gandul, menyebut Bina Remaja memiliki enam kategori usia. Kategori tersebut meliputi usia 8, 10, 12, 13, 15, dan 17 tahun.
Ia menegaskan proses pendaftaran tergolong mudah bagi calon peserta didik. Calon peserta hanya perlu mengisi formulir dan melengkapi ketentuan administrasi.
Bina Remaja juga memberikan keringanan biaya bagi anak dari keluarga kurang mampu dan yatim piatu. Anak yatim bahkan mendapatkan diskon biaya atau bebas iuran.
Sebagai informasi, Bina Remaja Soccer School berlokasi di Pamulang, Tangerang Selatan.
Jadwal dan Metode Pelatihan
Untuk jadwal latihan, kelompok usia 8, 10, dan 12 berlatih setiap Minggu. Sementara usia 13, 15, dan 17 berlatih setiap Selasa dan Sabtu.
Metode latihan disesuaikan dengan kelompok usia masing-masing. Usia dini difokuskan pada pelatihan dasar sepak bola. Sementara usia remaja diarahkan pada pengembangan teknik dan taktik permainan.
Juanda menyebut para peserta mampu mengikuti metode latihan dengan baik.
Ia menambahkan, Bina Remaja awalnya hanya memiliki dua kategori usia. Namun, seiring waktu, jumlah kategori berkembang karena tingginya minat masyarakat.
Bina Remaja menargetkan dapat mencetak pemain profesional dari Tangerang Selatan.
Untuk mencapai target tersebut, klub rutin mengikuti berbagai kompetisi. PSL menjadi salah satu ajang utama yang selalu diikuti setiap tahun. Selain itu, tim juga aktif mengikuti turnamen di luar Tangerang Selatan.
Juanda menilai kompetisi penting untuk membentuk mental bertanding pemain. Menurutnya, intensitas pertandingan membantu evaluasi kemampuan tim.
Ia menegaskan target dalam PSL 2026 tetap tinggi dengan pendekatan optimistis. Namun, hasil akhir bukan menjadi fokus utama tim.
Bina Remaja telah meraih berbagai trofi dari sejumlah kompetisi. Meski demikian, Juanda menilai gelar juara hanyalah bonus.
Ia menekankan proses bermain dan pengalaman bertanding lebih penting bagi pemain muda.
“Terpenting anak-anak bisa bertanding, bisa bermain,” pungkas Juanda. ***












Leave a Reply