Tangsel Raih Predikat Terbaik TP2DD 2025, Benyamin Davnie: Digitalisasi Kebutuhan

Syahrul Munir - 29 November 2025

TP2DD
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat menerima penghargaan terbaik TP2DD. (FOTO: TangerangSelatan)

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan digitalisasi merupakan kebutuhan agar layanan masyarakat semakin cepat saat terima penghargaan TP2DD

Aktual Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) raih predikat terbaik Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2025 untuk wilayah Jawa Bali.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menerima penghargaan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Juga Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan menteri lainnnya di Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta (28/11/2025).

Benyamin menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil konsistensi pemerintah daerah dalam membangun sistem digital yang efektif dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Penghargaan TP2DD ini adalah bukti bahwa transformasi digital kita berjalan nyata dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Digitalisasi bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan agar layanan publik semakin cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Benyamin.

Kota Tangerang Selatan dinilai berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam transformasi digital daerah, berdasarkan penilaian komprehensif terhadap aspek proses, output, dan outcome.

Baca Juga :  Tangsel Luncurkan Ngider Sehat Premium, Layanan Kesehatan Keliling Gratis

Mulai dari pelaksanaan High Level Meeting, penguatan koordinasi pusat dan daerah, hingga implementasi penuh transaksi non-tunai di lingkungan pemerintah daerah.

Index ETPD Paling Tinggi

Dalam dua tahun terakhir, Tangsel mencatat sejumlah lompatan signifikan. Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) mencapai angka 98,3 dan menjadi salah satu yang tertinggi secara nasional.

Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) juga mengalami peningkatan hingga mencapai 3,48.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan bahkan telah mengimplementasikan 100 persen transaksi non-tunai untuk seluruh penerimaan pajak daerah, retribusi, serta belanja daerah sejak 2024.

Transformasi ini turut mendorong peningkatan pendapatan. Penerimaan pajak daerah Kota Tangsel naik dari Rp1,91 triliun pada 2023 menjadi Rp2,09 triliun pada 2024. Capaian tersebut ditunjang oleh penggunaan kanal pembayaran digital yang semakin luas, kerja sama intensif dengan Bank Pembangunan Daerah, serta pemutakhiran data perpajakan yang berkelanjutan.

Benyamin juga menegaskan bahwa digitalisasi fiskal dan administrasi tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Baca Juga :  Benyamin Davnie "Buang Badan" Soal Video Viral Surya Imsonia

“Dengan penerimaan pajak dan retribusi yang sudah 100 persen non-tunai serta peningkatan pendapatan yang signifikan, Kota Tangsel semakin siap menuju tata kelola pemerintahan modern berbasis data dan teknologi,” tambahnya.

Pengembangan Digitalisasi

Pemerintah Kota Tangsel telah menyusun Roadmap ETPD 2025–2029 untuk memastikan pengembangan digitalisasi berjalan berkelanjutan.

Langkah ini mencakup integrasi data perpajakan, perluasan kanal pembayaran digital, penguatan infrastruktur teknologi, serta peningkatan layanan publik berbasis digital.

Benyamin menegaskan bahwa komitmen Kota Tangsel terhadap digitalisasi akan terus diperkuat.

“Penghargaan ini bukan garis akhir. Ini justru menjadi pemacu bagi kami untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” kata dia.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini