Tanggul Kali Sabi Jebol, Banjir 5,5 Meter Rendam Periuk Tangerang

Adi Subchan - 10 March 2026

Banjir hingga 5,5 meter melanda Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Tanggul Kali Sabi jebol, lebih dari 13 ribu warga terdampak. (Foto: ANTARA/Ilustrasi)
Banjir hingga 5,5 meter melanda Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Tanggul Kali Sabi jebol, lebih dari 13 ribu warga terdampak. (Foto: ANTARA/Ilustrasi)

Banjir hingga 5,5 meter melanda Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Tanggul Kali Sabi jebol, lebih dari 13 ribu warga terdampak.

Aktual Tangerang – Banjir hingga 5,5 meter merendam wilayah Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin (9/3/2026).

Pemprov Banten menyebut banjir dipicu jebolnya tanggul di saluran pembuangan Kali Sabi.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, membenarkan adanya kerusakan tanggul tersebut.

“Barusan saya telepon Dinas PU Kota Tangerang. Tanggul saluran pembuangan Kali Sabi memang jebol,” kata Arlan, Senin (9/3/2026).

Ia mengatakan petugas sedang melakukan penanganan darurat di lokasi tanggul yang rusak.

Menurutnya, pemerintah kota menutup sementara tanggul menggunakan karung pasir. “Saat ini sedang ditangani sementara oleh Pemkot menggunakan karung-karung pasir,” ujarnya.

Baca Juga :  Buronan Kasus Suap PTSL Kabupaten Tangerang Jimmly Lie Ditangkap

Arlan juga menyoroti kondisi Kali Sabi yang mengalami penyempitan dan sedimentasi. Ia menjelaskan kewenangan sungai tersebut berada di bawah Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane.

Untuk membantu penanganan banjir, BBWS Ciliwung Cisadane mengirimkan pompa air ke lokasi.

“Informasinya BBWS mengirim pompa. Di sepanjang Kali Sabi memang banyak penyempitan dan sedimentasi,” kata Arlan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang melaporkan banjir meluas di wilayah Periuk.

Banjir paling parah terjadi di Perumahan Periuk Damai dengan ketinggian air mencapai 5,5 meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyebut terdapat 22 titik banjir dan genangan.

Data tersebut tercatat hingga Senin (9/3/2026) pukul 12.00 WIB. Banjir tersebar di tiga kelurahan, yaitu Periuk, Gembor, dan Gebang Raya.

Ketinggian air di Villa Mutiara Pluit mencapai sekitar 3 meter. Perumahan Total Persada Raya juga terendam banjir setinggi sekitar 3 meter.

Baca Juga :  Pemerintah Prediksi Lebaran Idulfitri Tanggal 21 Maret 2026

Beberapa wilayah lain masih berstatus genangan dengan ketinggian air puluhan sentimeter. Genangan tersebut terjadi di Perumahan Purati dan sebagian kawasan Villa Tangerang Indah.

“Ketinggian genangan berkisar antara 20 hingga 55 sentimeter,” kata Mahdiar.

BPBD mencatat lebih dari 13 ribu warga terdampak banjir di wilayah tersebut. Korban terdampak terdiri dari kelompok rentan, balita, anak-anak, hingga orang dewasa.

Sebanyak 6.842 warga telah dievakuasi ke berbagai lokasi pengungsian.

Pengungsi ditempatkan di balai warga, masjid, posyandu, serta fasilitas olahraga. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini