Rumah kosong di Pamulang dibobol dua pencuri dalam 15 menit. Pelaku membawa kabur uang, perhiasan, dan motor PCX. Kerugian korban mencapai Rp45 juta.
Aktual Tangerang – Dua pelaku pencurian membobol rumah kosong di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, hanya dalam waktu sekitar 15 menit.
Aksi para pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) saat beraksi menjelang salat Jumat.
Peristiwa terjadi di Jalan Kalasan Blok B, Komplek Sarua Permai, Pondok Benda, Pamulang, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Pelaku diduga menggasak uang tunai, perhiasan, dan satu unit sepeda motor. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp45 juta.
Korban, Febriandy (29), mengatakan rumahnya memang kosong setiap siang karena seluruh keluarga berada di rumah orang tuanya.
Ia bekerja secara daring dari lokasi tersebut bersama istri dan anaknya.
“Rumah memang setiap hari kosong dari jam 10 pagi sampai sekitar jam 2 siang. Saya bekerja secara online di rumah orang tua, sedangkan istri dan anak ikut bersama saya,” ujar Febriandy, Sabtu (25/7/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV, dua pelaku masuk setelah menjebol gembok pagar rumah.
Pelaku kemudian merusak pintu belakang sebelum mengobrak-abrik seluruh ruangan.
Korban baru mengetahui pencurian saat kembali ke rumah untuk mengantar paket. Saat tiba, ia mendapati pagar rumah terbuka.
Awalnya, korban mengira orang tuanya sedang berkunjung. Namun, dugaan itu berubah setelah melihat pintu belakang telah dirusak.
“Saya awalnya mengira orang tua saya sedang berkunjung ke rumah. Tapi setelah saya cek lebih lanjut, ternyata pintu belakang sudah rusak karena dijebol,” katanya.
Korban kemudian memeriksa bagian dalam rumah. Ia mendapati kamar telah diacak-acak pelaku. Sepeda motor Honda PCX yang biasa diparkir di rumah juga hilang.
“Saya langsung cek ke belakang dan motor PCX yang biasa diparkir sudah tidak ada. Saat masuk ke kamar, seluruh isi kamar sudah diacak-acak pelaku,” ujarnya.
Korban kehilangan uang tunai Rp5 juta dan perhiasan anak senilai sekitar Rp10 juta. Pelaku juga membawa kabur satu unit Honda PCX. Akibat kejadian itu, total kerugian diperkirakan mencapai Rp45 juta.
Rekaman CCTV menunjukkan pelaku beraksi dengan cepat sebelum meninggalkan lokasi.
Polisi mendalami kemungkinan pelaku telah mengetahui rumah tersebut rutin kosong pada siang hari.
Febriandy mengaku keluarganya masih trauma setelah menjadi korban pencurian.
“Saya dan keluarga masih sangat syok karena baru pertama kali mengalami kejadian seperti ini,” ucapnya.
Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Pamulang. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara.
Polisi juga mengumpulkan barang bukti dan memeriksa rekaman CCTV. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap identitas kedua pelaku. (*)









Leave a Reply