Ribut Soal Cicilan Motor, Warga Serpong Aniaya Istri

Adi Subchan - 21 October 2025

Seorang perempuan di Serpong, Tangerang Selatan, diduga aniaya suami karena cekcok soal cicilan motor. Polisi buru pelaku.
Seorang perempuan di Serpong, Tangerang Selatan, diduga aniaya suami karena cekcok soal cicilan motor. Polisi buru pelaku.

Seorang perempuan di Serpong, Tangerang Selatan, diduga aniaya suami karena cekcok soal cicilan motor. Polisi buru pelaku.

Aktual Tangerang – Karena ribut soal cicilan sepeda motor, DW (34), warga Kelurahan Ciater, Serpong, Kota Tangerang Selatan, diduga dianiaya oleh suaminya.

DW menjelaskan, peristiwa Senin (20/10) bermula dari pertengkaran dengan suaminya terkait cicilan sepeda motor.

“Saya memang belum pernah membantu bayar cicilan motor, mungkin karena itu dia marah,” kata DW di kediamannya.

Saat itu, DW memutuskan turun dari motor dan menolak pulang bersama sang suami. Ia mengaku sempat diajak naik motor kembali, namun tetap menolak dan memilih berjalan kaki.

Pelaku kemudian turun dari motor dan mendorong DW hingga terjatuh ke trotoar. Akibat kejadian itu, DW mengalami luka di kepala dan lecet di tangan.

“Saya jatuh kena trotoar, kepala berdarah. Akhirnya saya tetap ikut pulang sama dia,” jelasnya.

Baca Juga :  Cekcok dengan Pacar, Pria Tercebur ke Kali Angke

Menurut DW, cekcok rumah tangga sudah sering terjadi, namun baru kali ini berujung pada kekerasan fisik.

“Kalau dimaki sudah sering, tapi baru kali ini saya diperlakukan seperti ini secara fisik,” ucapnya.

DW sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Serpong untuk ditindaklanjuti.

Pihak Polsek Serpong membenarkan laporan tersebut dan sedang menyelidiki kasusnya.

“Iya benar, korban sudah membuat laporan terkait dugaan penganiayaan,” kata Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP Joko.

Menurut Joko, polisi telah mengantongi identitas pelaku dan kini sedang melakukan pengejaran.

“Kami masih memburu pelaku untuk segera diamankan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Usul Truk Tambang Diarahkan ke Tol Kartajaya

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini