Andika berharap Karang Taruna Tangsel meniru pola kolaboratif tersebut agar program sosial lebih berdampak.
Sementara itu, Pilar Saga Ichsan menegaskan fokus kepengurusannya pada isu kepemudaan, pendidikan, pengangguran, ekonomi, dan lingkungan.
“Karang Taruna harus mendukung RPJMD Tangsel, terutama bidang pemuda dan ekonomi kreatif,” kata Pilar.
Ia juga menyoroti peran pemuda dalam pengelolaan lingkungan. “Karang Taruna akan digerakkan sampai tingkat RW untuk program kebersihan dan bank sampah,” ujarnya.
Menurut Pilar, setiap RW akan memiliki Ketua Bank Sampah dengan anggota dari Karang Taruna.
“Pemuda harus jadi motor penggerak kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Pilar juga menyampaikan bahwa pelantikan kali ini dibiayai sepenuhnya oleh swadaya pengurus.
“Kami tidak menerima dana hibah. Semua biaya berasal dari kontribusi anggota. Ini murni semangat pemuda Tangsel,” katanya.
Ia berharap Karang Taruna menjadi wadah lahirnya pemimpin muda visioner dan peduli sosial.
“Pemuda harus turun tangan dari hal kecil, seperti memilah sampah di rumah,” ujarnya.
Pelantikan ini menjadi awal kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas pemuda.
Dengan semangat baru tersebut, Karang Taruna Tangsel diharapkan menjadi pusat inovasi sosial bagi kemajuan masyarakat.








Leave a Reply