Banjir tiga hari melanda BPI Pamulang, Tangerang Selatan. Sekitar 100 rumah terendam, warga gunakan perahu karet.
Aktual Tangerang – Warga Perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI), Pamulang, Tangerang Selatan, dilanda banjir selama tiga hari. Genangan air naik turun mengikuti intensitas hujan di wilayah tersebut.
Salah satu warga, Rizky (17), menyebut banjir mulai terjadi sejak Kamis (2/4) sore.
“Hujan deras sore itu, malamnya air sudah setinggi pinggang,” ujar Rizky, Minggu (5/4/2026).
Ia mengatakan air sempat surut pada pagi hari hingga setinggi mata kaki. Namun, genangan tidak pernah benar-benar hilang dari lingkungan permukiman.
“Air surut sebentar, lalu hujan lagi dan naik kembali,” katanya.
Menurut dia, kondisi tersebut terus berulang selama tiga hari terakhir. Rizky menyebut puncak banjir terjadi pada Sabtu sore hingga malam hari.
“Ketinggian air bisa sampai dada, sekitar satu meter lebih,” ujarnya.
Banjir juga mengganggu akses mobilitas warga di dalam kompleks. Sebagian warga terpaksa menggunakan perahu karet untuk beraktivitas.
Komandan Tim SAR Brimob, Ipda Muhammad Adi Mulyono, menyebut sekitar 100 rumah terdampak.
“Ketinggian air di dalam kompleks sekitar satu meter,” kata Adi.
Ia menjelaskan genangan di bagian luar mencapai sekitar 50 sentimeter. Tim SAR menerjunkan 13 personel dan satu perahu karet ke lokasi.
“Kami lakukan evakuasi dan patroli untuk membantu warga,” ujarnya.
Petugas juga disiagakan untuk memantau kondisi banjir di lapangan.
Warga lainnya, Hudi (38), mengaku harus menggunakan perahu untuk pulang ke rumah.
Ia menilai banjir kali ini cukup parah dibanding sebelumnya. “Air cukup dalam karena hujan deras dan kiriman dari wilayah selatan,” katanya.
Menurut dia, akses masuk kompleks sempat tergenang hingga 60 sentimeter.
Sementara itu, warga lain, Septian (41), menyebut banjir kerap terjadi tahun ini.
“Sejak awal tahun sudah empat sampai lima kali banjir,” ujarnya.
Ia mengaku mulai lelah menghadapi banjir yang berulang.
“Kami berharap ada perbaikan pengelolaan air ke depan,” katanya. ***








Leave a Reply