Kericuhan terjadi saat penertiban PKL di Pasar Cisoka, Kabupaten Tangerang. Pedagang menolak relokasi dan lapak dibongkar petugas.
Aktual Tangerang – Upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang menata kawasan Pasar Cisoka memicu kericuhan dengan pedagang kaki lima (PKL).
Insiden terjadi pada Jumat malam saat petugas melakukan penertiban lapak pedagang emperan. Sejumlah pedagang menolak relokasi ke dalam area Pasar Cisoka.
Penolakan tersebut memicu aksi saling dorong antara pedagang dan petugas. Aparat Polresta Tangerang turut dikerahkan untuk mengendalikan situasi.
Warga sekitar, Nunung, mengaku menyaksikan kericuhan saat proses penertiban berlangsung.
“Ricuh. Dibongkar-bongkarin,” kata Nunung, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, lapak pedagang dibongkar menggunakan alat berat oleh petugas gabungan. Penertiban dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Tangerang bersama Kecamatan Cisoka.
Nunung mengatakan situasi sempat memanas sebelum akhirnya berangsur kondusif. Pedagang kemudian diarahkan untuk berjualan di dalam area pasar.
Ia mengaku lapaknya ikut terdampak dalam proses penertiban tersebut. Saat ini, Nunung mulai merapikan kembali tempat usahanya.
Ia berencana memasang pintu besi gulung untuk mengamankan lapak. “Pake rolling nanti. Ini mata pencarian saya, buat makan,” katanya.
Penertiban PKL di kawasan Cisoka berlangsung sejak Kamis (19/6). Pemkab Tangerang sebelumnya sudah membahas soal rencana relokasi dengan pedagang terkait.
Proses perundingan berlangsung cukup alot hingga malam hari di kantor Kecamatan Cisoka.
Kondisi di sekitar Pasar Cisoka sekarang ini telah kembali kondusif. (*)









Leave a Reply