Pemkot Tangsel Seleksi Direksi Peseroda, Awas Orang Titipan!

Adi Subchan - 18 August 2026

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan akan membentuk Panitia Seleksi (Pansel) Independen untuk menyeleksi calon direksi BUMD Perseroda Pasar. (Foto: Ekbisbanten.com)
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan akan membentuk Panitia Seleksi (Pansel) Independen untuk menyeleksi calon direksi BUMD Perseroda Pasar. (Foto: Ekbisbanten.com)

Pemkot Tangsel memastikan seleksi direksi dan komisaris Perseroda Pasar berlangsung transparan, profesional, dan tanpa orang titipan.

Aktual Tangerang – Pemkot Tangerang Selatan memastikan seleksi direksi dan komisaris Perseroda Pasar berlangsung transparan.

Proses seleksi juga akan dilakukan secara profesional tanpa intervensi politik maupun praktik orang titipan.

BUMD tersebut nantinya mengelola delapan pasar tradisional dan tiga pasar modern di Tangsel.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan pihaknya akan membentuk panitia seleksi independen.

Pansel tersebut bertugas menjaring calon pengurus berdasarkan kompetensi dan rekam jejak profesional.

“Saya akan cari panitia seleksi yang betul-betul profesional dan tidak ada kepentingan, semuanya open seleksi,” katanya.

Benyamin menegaskan seleksi terbuka baru dilakukan setelah Raperda Perseroda Pasar disahkan DPRD Tangsel. Ia menargetkan regulasi tersebut dapat diselesaikan pada 2026.

“Belum, kita bentuk perseroda dulu. Nanti kita bentuk panitia seleksi untuk memilih direksinya,” ujar Benyamin.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Balaraja, Pengendara Motor Dilindas Truk

Anggaran Perseroda Pasar Disiapkan

Benyamin mengatakan besaran penyertaan modal awal Perseroda Pasar belum dapat dipastikan.

Meski demikian, Pemkot Tangsel telah menyiapkan anggaran untuk pembentukan BUMD tersebut. Anggaran tersebut sementara dititipkan melalui PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS).

“Soal anggarannya saat ini sudah ada, dititipkan juga di Perseroda PITS. Tapi nanti untuk direksinya termasuk komisaris, termasuk struktur kepengurusannya, itu nanti dibentuk setelah perseroda ini,” ujarnya.

Benyamin menilai seleksi terbuka penting untuk memastikan BUMD dikelola secara profesional. Salah satu persoalan yang ingin dibenahi adalah optimalisasi retribusi pasar.

Menurut Benyamin, pengelolaan pasar harus mulai menerapkan prinsip bisnis secara profesional.

Pendekatan tersebut dinilai lebih tepat dibandingkan pengelolaan yang hanya mengandalkan mekanisme birokrasi.

“Tahun ini mudah-mudahan sudah terbentuk peraturan daerahnya. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa seleksi jajaran pengurus dan direksi, kemudian juga komisaris,” katanya.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Cipondoh Dikeluhkan, Pengendara Minta Segera Diperbaiki

Perseroda Bisa Diterapkan di Sektor Lain

Benyamin mengatakan mekanisme serupa berpotensi diterapkan pada sektor pelayanan publik lainnya. Namun, pembentukan Perseroda baru tetap membutuhkan kajian terlebih dahulu.

“Bahkan menurut saya, bukan pasar saja nanti pengennya saya. Tapi harus bikin kajian dulu. Yang lain juga bisa kita bentuk perseroda, parkir misalnya, pengelolaan kendaraan bermotor misalnya, bengkelnya misalnya, bisa jadi bentuk perseroda,” pungkasnya.

Pembentukan Perseroda Pasar diharapkan memperkuat pengelolaan pasar tradisional dan modern Tangsel.

Selain itu, BUMD tersebut ditargetkan mampu meningkatkan profesionalisme pengelolaan sekaligus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini