Pemkot Tangsel meminta izin Pemkab Tangerang menggunakan TPA Jatiwaringin akibat TPA Cipeucang kelebihan kapasitas.
Aktual Tangerang – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, kewalahan menangani persoalan sampah di wilayahnya.
Benyamin meminta bantuan Pemkab Tangerang untuk menangani penumpukan sampah tersebut. Permintaan disampaikan kepada Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid.
Benyamin berharap Pemkab Tangerang mengizinkan penggunaan TPA Jatiwaringin sebagai penampungan sampah sementara.
TPA Jatiwaringin berada di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, membenarkan adanya permintaan dari Pemkot Tangerang Selatan.
“Iya, beberapa hari lalu kami ditelepon langsung oleh Wali Kota Tangsel,” ujar Maesyal, Rabu (17/12/2025).
Permintaan muncul akibat kondisi TPA Cipeucang yang sudah kelebihan kapasitas. Kondisi tersebut memicu penumpukan sampah di sejumlah wilayah Tangerang Selatan.
Maesyal menyatakan dirinya belum dapat memastikan penggunaan TPA Jatiwaringin untuk sampah Tangsel.
“Nanti akan kami bicarakan terlebih dahulu dengan semua komponen masyarakat,” kata Maesyal.
Ia menilai rencana tersebut berpotensi menimbulkan penolakan dari warga Kabupaten Tangerang. Menurutnya, masyarakat bisa terdampak jalur lintasan truk pengangkut sampah dari Tangsel.
Maesyal mengingatkan penolakan serupa pernah terjadi sebelumnya. Program PSEL di TPA Jatiwaringin sempat mendapat penolakan masyarakat.
“Beberapa komponen masyarakat menolak menerima sampah dari luar Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Pemkab Tangerang sendiri, kata Maesyal, juga sedang menghadapi persoalan sampah di wilayahnya sendiri. Volume sampah di Kabupaten Tangerang mencapai sekitar 2.700 ton per hari.
Saat ini, Pemkab Tangerang fokus menyiapkan fasilitas pendukung pembangunan PSEL.
“Kami punya empati, tetapi keputusan harus melalui sosialisasi dan musyawarah,” kata Maesyal.









Leave a Reply