Pemkot Persiapkan Perseroda Pasar Tangsel, Modal Awal Belum Jelas

Adi Subchan - 14 August 2026

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan tengah menyiapkan Perseroda untuk mengelola 11 pasar. Namun, nominal penyertaan modal awal masih dalam proses kajian. (Foto: IDN Times)
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan tengah menyiapkan Perseroda untuk mengelola 11 pasar. Namun, nominal penyertaan modal awal masih dalam proses kajian. (Foto: IDN Times)

Pemkot Tangsel menyiapkan Perseroda untuk mengelola 11 pasar. Namun, nominal penyertaan modal awal masih dalam proses kajian.

Aktual Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyiapkan Perseroda untuk mengelola 11 pasar di wilayah tersebut. Namun, Pemkot Tangsel belum mengungkap besaran penyertaan modal sebagai modal awal perusahaan.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengaku belum mengetahui nominal anggaran tersebut.

Menurut Benyamin, anggaran pembentukan Perseroda Pasar saat ini dititipkan melalui Perseroda PITS.

“Anggarannya saat ini sudah ada, sudah dititipkan di Perseroda PITS. Jumlahnya saya enggak (hafal), lupa berapa,” kata Benyamin.

Pernyataan itu disampaikan setelah rapat pimpinan pembahasan Raperda Citra Anggrek Mandiri, Kamis (13/8/2026).

Rapat tersebut berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan.

Benyamin mengatakan anggaran akan disesuaikan setelah Perseroda resmi terbentuk melalui peraturan daerah.

Baca Juga :  Gagal Paham! Sampah di Kolong Flyover Ciputat Hanya Ditutup Terpal

Penyesuaian juga dilakukan setelah jajaran direksi dan struktur perusahaan ditetapkan.

“Nanti begitu Perseroda ini jadi Perda, direksinya ada, personel kita pindahkan, maka anggaran juga akan mengikuti,” ujarnya.

Benyamin memastikan pembentukan Perseroda Pasar tidak terpengaruh kebijakan efisiensi anggaran Pemkot Tangsel.

“Sejak awal uangnya memang sudah ada di PITS, jadi enggak terpengaruh dengan efisiensi,” kata Benyamin.

PITS Belum Ungkap Besaran Modal

Direktur Utama Perseroda PITS Tubagus Hendra Suherman juga belum menyebutkan nominal penyertaan modal.

Ia mengatakan besaran modal tersebut masih dalam proses kajian. Hendra memilih tidak menyampaikan angka sebelum seluruh kajian selesai dilakukan.

“Nanti aja deh, jangan sekarang. Saya enggak enak mendahului (wali kota). Karena ini kan masih dalam proses kajian, jadi nanti dulu,” kata Hendra.

Hendra juga menanggapi pernyataan Benyamin mengenai dana yang dititipkan melalui PITS. Menurut dia, pernyataan tersebut disampaikan Benyamin dalam konteks bercanda.

“Bapak (wali kota) bercanda, kayak enggak tahu aja bapak suka bercanda,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Tangsel Tolak BRIN Tutup Jalan Serpong-Parung

Saat ini, PITS masih mengelola tiga pasar di Tangerang Selatan. Ketiga pasar tersebut adalah Pasar Serpong, Pasar Jombang, dan Pasar Bintaro.

Hendra mengatakan ketiga pasar itu nantinya diserahkan kembali kepada pemerintah daerah. Penyerahan dilakukan setelah regulasi pembentukan Perseroda Pasar rampung.

“Nah nanti akan diserahkan kembali ke pemerintah daerah kalau nanti Perdanya selesai,” katanya.

Menurut Hendra, pembahasan Raperda Citra Anggrek Mandiri masih berlangsung. Sejumlah kajian juga diperlukan sebelum pengelolaan pasar dialihkan kepada Perseroda baru.

“Ini kan lagi dibahas dulu nih Perdanya, isinya gimana. Kan masih kajian-kajian yang mesti dilakukan. Makanya kalau saya ngomong di depan entar salah, kajiannya belum selesai,” ujar Hendra. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini