Pemkab Tangerang Kucurkan Rp2,65 Miliar untuk Anak Yatim dan Janda

Adi Subchan - 13 September 2026

Pemkab Tangerang mengucurkan Rp2,65 miliar untuk Bantuan Sosial Tunai BST dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi masyarakat rentan. (Foto: Envato/Mehaniq41)
Pemkab Tangerang mengucurkan Rp2,65 miliar untuk Bantuan Sosial Tunai BST dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi masyarakat rentan. (Foto: Envato/Mehaniq41)

Pemkab Tangerang mengucurkan Rp2,65 miliar untuk Bantuan Sosial Tunai BST dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi masyarakat rentan.

Aktual Tangerang – Pemkab Tangerang mengucurkan Rp2,65 miliar untuk bantuan sosial bagi masyarakat rentan di wilayahnya. Anggaran tersebut disalurkan melalui program Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Bantuan menyasar anak yatim, penyandang disabilitas, perempuan kepala keluarga, serta masyarakat rentan lainnya.

Bupati Tangerang Moch Maesyal mengatakan, anggaran tersebut terbagi dalam dua skema bantuan.

“Bantuan yang disalurkan dalam program ini mencapai Rp2,65 miliar, terdiri atas Rp500 juta untuk BST dan Rp2,15 miliar untuk UEP,” ujar Bupati Moch Maesyal, Sabtu (12/9/2026).

Program BST mendapat alokasi Rp500 juta untuk 500 penerima manfaat. Setiap penerima BST mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp1 juta.

Penerima bantuan berasal dari kelompok anak yatim, penyandang disabilitas, dan masyarakat rentan lainnya.

“Dinas Sosial dan perangkat kecamatan menyalurkan bantuan sosial tunai. Masing-masing penerima mendapatkan Rp1 juta dan totalnya untuk 500 orang se-Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Baca Juga :  Kasus ISPA di Kabupaten Tangerang Diprediksi Naik Saat Kemarau

Sementara itu, program UEP mendapat alokasi Rp2,15 miliar bagi 430 penerima manfaat. Setiap penerima memperoleh bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta.

Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang menjalankan usaha kecil dan usaha mikro (UKM).

Jenis usaha penerima bantuan cukup beragam, mulai dari penjualan nasi hingga gorengan. Ada pula penerima yang menjalankan usaha makanan, minuman, dan berbagai usaha mikro lainnya.

Bantuan modal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha dan menambah modal kerja penerima manfaat.

Selain BST dan UEP, Pemkab Tangerang juga menyiapkan bantuan bagi kelompok lanjut usia.

Sebanyak 1.200 lansia direncanakan menerima bantuan masing-masing sebesar Rp1 juta. Dengan demikian, anggaran bantuan untuk kelompok lansia mencapai Rp1,2 miliar.

Baca Juga :  Derita Nenek di Lebak, Urus Dua Anak Disabilitas

Menurut Moch Maesyal, bantuan sosial tersebut memiliki dua tujuan utama. Pertama, bantuan diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat. Dan, kedua, bantuan permodalan diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi penerima manfaat.

“Pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, baik untuk meringankan beban kehidupan sehari-hari maupun bantuan permodalan supaya usaha bisa maju, pendapatan meningkat, dan pada akhirnya dapat membuka lapangan pekerjaan,” terangnya. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini