Main Gim Roblox Bisa Membatalkan Puasa?

Adi Subchan - 18 February 2026

Pusat Fatwa Global Al-Azhar dan KPAI menyoroti dampak Roblox terhadap psikologis anak selama Ramadan. Orang tua diminta meningkatkan pengawasan. (Foto: Int)
Pusat Fatwa Global Al-Azhar dan KPAI menyoroti dampak Roblox terhadap psikologis anak selama Ramadan. Orang tua diminta meningkatkan pengawasan. (Foto: Int)

Pusat Fatwa Global Al-Azhar dan KPAI menyoroti dampak Roblox terhadap psikologis anak selama Ramadan. Orang tua diminta meningkatkan pengawasan.

Aktual Tangerang – Bulan Ramadan kerap diisi anak-anak dengan bermain gim online. Salah satu gim yang populer adalah Roblox.

Gim tersebut belakangan menjadi sorotan berbagai pihak. Sejumlah lembaga menilai ada risiko psikologis dan perilaku bagi anak.

Tahun lalu, Pusat Fatwa Global Al-Azhar mengeluarkan peringatan terkait gim daring. Lembaga itu menilai sebagian gim berpotensi menimbulkan kecanduan.

“Permainan dengan unsur kekerasan dan pornografi harus dihindari,” ujar Dr. Hendra Yulianto, Rabu (18/2/2026).

“Kami melarang permainan elektronik yang merusak moral dan psikologis anak,” lanjut ahli fatwa Al-Azhar ini.

Risiko Konten dan Interaksi

Sebagai platform terbuka, Roblox memungkinkan pengguna membuat berbagai permainan. Kondisi ini dinilai membuka peluang munculnya konten tidak pantas.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan pada 19 Februari 2026

Sebagian permainan memuat adegan kekerasan dan eksploitasi. Fitur percakapan terbuka juga dinilai berisiko disalahgunakan.

Pengawasan lemah dapat memicu perundungan hingga pelecehan daring. Kecanduan juga berpotensi mengganggu waktu belajar anak.

Anak bisa menghabiskan uang orang tua untuk membeli Robux.

Untuk diketahui, Robux merupakan mata uang virtual dalam gim tersebut.

Sikap Komisi Perlindungan Anak Indonesia

Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyampaikan keprihatinan atas dampak gim online. Lembaga itu menilai beberapa gim memicu kecanduan dan agresivitas.

Anggota KPAI, Diyah Puspitarini, mendukung evaluasi ketat terhadap gim bermuatan kekerasan. Ia menyebut Roblox dan Free Fire perlu pengawasan serius.

“Kami mencatat kasus anak bunuh diri terkait kecanduan Roblox,” ujarnya.

Menurutnya, kasus itu menjadi alarm bagi semua pihak. Pada 2023, KPAI menyurati Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Surat itu meminta penindakan terhadap gim bermuatan kekerasan dan perjudian.

Baca Juga :  Empat Bocah di Serpong Diduga Jadi Korban Pencabulan

Imbauan Pemerintah

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, turut mengingatkan orang tua. Ia meminta pengawasan penggunaan gawai selama Ramadan.

“Anak sebaiknya tidak mengakses konten kekerasan atau kata kasar,” ujarnya.

Ia menilai Roblox tidak layak dimainkan tanpa pendampingan. Menurutnya, peran guru dan orang tua sangat menentukan. Pengawasan dinilai penting untuk menjaga kesehatan mental siswa.

Mengisi Ramadan Lebih Positif

Pusat Fatwa Al-Azhar mendorong kegiatan alternatif bagi anak. Orang tua diminta mengarahkan anak pada aktivitas bermanfaat. Olahraga, seni, dan pendidikan agama dinilai lebih membangun karakter.

Ramadan dianggap momentum memperkuat nilai spiritual dan disiplin diri. “Waktu ibadah jangan terbuang oleh kecanduan gim,” tegas Dr. Hendra.

Ia mengingatkan pentingnya keseimbangan aktivitas anak. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini