LTM PBNU Apresiasi Muadzin Lewat Program Nasional

Iskandar Noer - 30 December 2025

LTM PBNU meluncurkan program Terima Kasih Muadzin sebagai apresiasi nasional bagi muadzin masjid dan musala di seluruh Indonesia. (Foto: Istimewa)
LTM PBNU meluncurkan program Terima Kasih Muadzin sebagai apresiasi nasional bagi muadzin masjid dan musala di seluruh Indonesia. (Foto: Istimewa)

LTM PBNU meluncurkan program Terima Kasih Muadzin sebagai apresiasi nasional bagi muadzin masjid dan musala di seluruh Indonesia.

Aktual Tangerang –  Lembaga Ta’mir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM PBNU) meluncurkan program nasional bertajuk Terima Kasih Muadzin.

Program ini merupakan bentuk apresiasi kepada muadzin masjid dan musala di seluruh Indonesia.

Inisiatif tersebut ditujukan untuk menghormati dedikasi muadzin dalam menjaga syiar adzan dan kesinambungan ibadah berjamaah umat Islam. LTM PBNU menilai muadzin memiliki peran strategis dalam kehidupan kemasjidan.

Muadzin tidak hanya mengumandangkan adzan, tetapi juga menjaga disiplin waktu dan suasana spiritual masyarakat. Di tengah perubahan sosial modern, peran muadzin kerap kurang mendapat perhatian.

Padahal, adzan menjadi pengingat spiritual sekaligus simbol kehadiran Islam di ruang publik. LTM PBNU memandang muadzin sebagai bagian inti ekosistem masjid lintas generasi.

Baca Juga :  Baznas Banten Bidik Zakat Profesi Youtuber dan Influencer

Tiga Kategori Muadzin Nasional

Program Terima Kasih Muadzin membuka partisipasi nasional melalui tiga kategori utama. Kategori tersebut meliputi Muadzin Terlama, Muadzin Tertua, dan Muadzin Termuda.

Pendekatan lintas generasi dinilai penting untuk menjaga regenerasi muadzin tanpa melupakan peran senior. LTM PBNU berharap muncul kesinambungan peran muadzin di berbagai daerah.

Apresiasi Berbasis Pembinaan

Program ini menekankan apresiasi sebagai bagian dari pembinaan, bukan kompetisi semata. Panitia akan memilih 500 muadzin terbaik untuk menerima uang pembinaan.

Satu peserta terpilih akan memperoleh hadiah utama berupa umrah sebagai Muadzin Terfavorit.

Hadiah tersebut menjadi simbol penghormatan atas dedikasi dan keistiqamahan muadzin.

Jadwal dan Mekanismen Pendaftaran

Pendaftaran dibuka pada 26 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Proses penilaian berlangsung 5-10 Januari 2026.

Pengumuman hasil dijadwalkan pada 11 Januari 2026. Peserta wajib melengkapi persyaratan administrasi.

Persyaratan meliputi KTP, rekomendasi NU setempat, surat DKM, dan video adzan maksimal satu menit.

Pendaftaran dilakukan daring melalui tautan bit.ly/muadzinltm.

Baca Juga :  Warga Terdampak TPA Cipeucang Dapat Bantuan Air Galon

Penguatan Peran Masjid

LTM PBNU berharap program ini memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat.

Masjid diyakini hidup melalui pengabdian tulus para pelayannya.

Melalui program ini, muadzin dimuliakan sebagai penjaga waktu shalat dan syiar Islam.

LTM PBNU mengajak jaringan NU menyebarluaskan informasi hingga pelosok Indonesia.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini