Seorang perempuan menjadi korban penyiraman air keras di Parung Kored, Kota Tangerang. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif kejadian.
Aktual Tangerang – Seorang perempuan menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Pasar Pagi Parung Kored, Sabtu (17/5) malam.
Korban diduga baru pulang kerja sebelum kejadian terjadi. Saat itu, korban disebut hendak membeli makanan di sekitar lokasi.
Seorang saksi mata mengaku mendengar teriakan minta tolong dari luar rumah.
“Saya dengar korban teriak kepanasan,” ujar Siska, Selasa (19/5/2026).
Ia kemudian keluar rumah setelah mendengar suara tersebut. Ia melihat korban berlari menuju toko pakaian di dekat lokasi kejadian.
Korban langsung masuk ke kamar mandi sambil berteriak kesakitan. “Dia terus teriak kepanasan dan minta tolong,” katanya.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian wajah. Pakaian korban juga rusak akibat cairan yang diduga air keras.
“Bajunya bolong-bolong seperti terbakar,” ucap Siska.
Korban kemudian diberi pakaian pengganti oleh pemilik toko. Tak lama berselang, keluarga korban datang ke lokasi.
Diduga sebelum kejadian sempat terjadi keributan di kawasan tersebut. Ia melihat beberapa orang datang menggunakan sepeda motor. “Mereka langsung kabur setelah kejadian,” katanya.
Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polsek Ciledug. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kanit Reskrim Polsek Ciledug, Sabar M.S. Sidauruk, membenarkan adanya laporan tersebut.
“Korban sudah membuat laporan pada Sabtu malam,” ujar Sabar.
Saat ini, polisi masih memburu pelaku penyiraman. Penyidik juga mendalami motif di balik aksi tersebut.
Peristiwa itu ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam video yang beredar, korban terlihat berhenti di pinggir jalan.
Korban lalu berlari menuju toko pakaian sambil meninggalkan motornya. “Tolong bang, saya kepanasan, minta air,” teriak korban.
Warga sekitar kemudian membantu korban menuju kamar mandi. Sebagian warga lainnya menjaga sepeda motor milik korban. ***








Leave a Reply