Kualitas Udara Buruk, Kasus ISPA di Rajeg Tembus 3.307

Adi Subchan - 19 May 2026

Kota Tangsel mencatat kualitas udara terburuk di Indonesia dengan AQI 193. Jakarta dan Surabaya juga masuk kategori tidak sehat. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)
Kota Tangsel mencatat kualitas udara terburuk di Indonesia dengan AQI 193. Jakarta dan Surabaya juga masuk kategori tidak sehat. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

Kasus ISPA di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, mencapai 3.307 pasien hingga April 2026. Puskesmas imbau warga gunakan masker.

Aktual Tangerang – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, mencapai ribuan pasien sepanjang 2026.

Total terdapat 3.307 warga yang menjalani pengobatan di Puskesmas Rajeg sejak Januari hingga April 2026.

Kepala Puskesmas Rajeg, Tohiroh, mengatakan lonjakan kasus terjadi sejak awal tahun.

“Kasus tertinggi terjadi pada Januari 2026 dengan 907 pasien,” ujar Tohiroh, Selasa, 19 Mei 2026.

Ia menjelaskan, jumlah kasus pada Februari mencapai 885 pasien. Kemudian, kasus menurun pada Maret menjadi 701 pasien.

Angka kembali meningkat pada April dengan 814 pasien. “Lonjakan ISPA diduga dipengaruhi perubahan cuaca dan kualitas udara,” katanya.

Baca Juga :  Atasi Kemacetan, Pemkot Tangerang bakal Bangun Flyover Sudirman

Menurutnya, paparan asap pembakaran sampah turut memicu gangguan pernapasan masyarakat.

Puskesmas Rajeg juga melakukan sejumlah langkah pencegahan. Upaya itu dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah kecamatan dan desa.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” jelasnya.

Warga juga diimbau memakai masker saat berada di lingkungan berdebu atau berasap.

Selain itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri bila mengalami gangguan pernapasan. ***

Baca Juga :  Pria Tangerang Ini Nyaris Lumpuh Gara-gara Saraf Kejepit

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini