Kemarau di Tangsel meluas hingga Serpong. BPBD menyalurkan 27 ribu liter air bersih setelah sumur warga mengering dan 130 KK terdampak.
Aktual Tangerang – Sebaran wilayah terdampak kemarau di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus meluas. Kini, kekeringan mulai terjadi di Kecamatan Serpong.
Sumur warga di RT 006 RW 04, Kelurahan Serpong, mulai mengering akibat musim kemarau yang berlangsung beberapa pekan terakhir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel menyalurkan 27 ribu liter air bersih pada Rabu (5/8). Bantuan tersebut diberikan kepada warga terdampak kekeringan.
Wilayah Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, masih menjadi daerah dengan dampak kemarau paling luas.
Sekretaris BPBD Kota Tangsel, Essa Nugraha Sudjana, mengatakan sebanyak 130 kepala keluarga terdampak kekeringan.
“Adapun jumlah kepala keluarga terdampak sebanyak 130,” ujar Essa Nugraha Sudjana, Kamis (6/8/2026).
Essa menjelaskan, titik kekeringan di Kelurahan Keranggan tersebar di RT 002 RW 01.
Lokasi lainnya berada di RT 005 dan RT 006 RW 02. Kemudian, kekeringan juga terjadi di RT 009 dan RT 013 RW 05.
Menurut Essa, permintaan bantuan air bersih mulai diterima BPBD sejak 8 Juli hingga 4 Agustus 2026.
Selama periode tersebut, BPBD mencatat 10 titik kekeringan di Kota Tangsel.
Sebanyak sembilan titik berada di Kelurahan Keranggan. Satu titik lainnya berada di Kelurahan Serpong.
Essa mengatakan, musim kemarau panjang membuat wilayah Tangsel hampir tidak menerima curah hujan.
Kondisi geografis Keranggan memperparah dampak kekeringan. Wilayah tersebut berada di dataran tinggi.
“Sehingga menyebabkan cadangan air di dalam tanah habis lebih cepat karena penguapan,” terang Essa.
Ia menambahkan, mayoritas warga masih mengandalkan sumur gali dan sumur dangkal. Akibatnya, pasokan air cepat berkurang saat muka air tanah menurun.
Hingga kini, BPBD bersama Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Tangsel telah menyalurkan 206.050 liter air bersih.
Pemerintah juga menempatkan 135 toren berkapasitas 2.000 liter di lokasi kekeringan.
Selain itu, Pemkot Tangsel terus memperbanyak pembangunan sumur bor.
“Melakukan distribusi tempat penampungan air atau toren ke masyarakat, ukuran 2.000 liter yang ditempatkan di titik-titik kekeringan sebanyak 135 toren. Pemkot Tangsel juga membangun dan memperbanyak sumur bor,” pungkas Essa. (*)








Leave a Reply