Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik Sandal Jepit di Cipondoh

Adi Subchan - 22 June 2026

Kebakaran pabrik sandal jepit di Poris Plawad, Tangerang, belum padam setelah lebih 12 jam. Sebanyak 95 petugas dan 19 armada diterjunkan. (Foto: Warta Kota)
Kebakaran pabrik sandal jepit di Poris Plawad, Tangerang, belum padam setelah lebih 12 jam. Sebanyak 95 petugas dan 19 armada diterjunkan. (Foto: Warta Kota)

Kebakaran pabrik sandal jepit di Poris Plawad, Tangerang, belum padam setelah lebih 12 jam. Sebanyak 95 petugas dan 19 armada diterjunkan.

Aktual Tangerang – Kebakaran hebat melanda pabrik sandal jepit di Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Api membakar bangunan pabrik di Jalan KH Agus Salim, Minggu (21/6/2026) malam.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan laporan kebakaran diterima pukul 22.31 WIB. Petugas dari Pos Belendung segera bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi kejadian.

“Petugas langsung diteruskan ke UPT Damkar Batuceper dan berangkat ke lokasi,” kata Mahdiar, Senin (22/6/2026).

Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 22.45 WIB. Besarnya kobaran api membuat BPBD mengerahkan 19 unit mobil pemadam kebakaran.

Sebanyak 95 personel damkar diterjunkan untuk mempercepat pengendalian api. Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP turut mengamankan area sekitar lokasi.

Baca Juga :  Usai Pertamax Naik, El Nino Picu Harga Pangan Meroket

Selain itu, dua personel Koramil dan enam petugas kesehatan juga dikerahkan. Sebanyak 30 relawan Kota Tangerang turut membantu proses penanganan kebakaran.

Hingga Senin siang, petugas masih berupaya memadamkan api yang belum sepenuhnya terkendali.

“Asap masih tebal dan area terbakar belum seluruhnya tertangani,” ujar Mahdiar.

Petugas terus melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan sekitar.

Material mudah terbakar di dalam pabrik menjadi kendala utama proses pemadaman. Karena itu, petugas menerapkan strategi pemadaman secara bertahap.

“Fokus kami memastikan api tidak merambat dan keselamatan warga tetap terjaga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Andia Rahman memastikan belum ada korban.

Menurutnya, hingga kini tidak ditemukan korban luka maupun korban jiwa. “Alhamdulillah sampai saat ini belum ada laporan korban,” ujar Andia.

Baca Juga :  85 Persen Warga Indonesia Percaya Ada Kehidupan di Akhirat

BPBD masih melakukan pemantauan dan koordinasi bersama seluruh unsur terkait. Pendataan kerugian material juga masih dilakukan oleh pihak berwenang.

Andia menegaskan penanganan terus dilakukan agar kondisi tetap aman dan terkendali. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini