Kabupaten Tangerang kekurangan 215 dapur MBG meski memiliki lebih dari 953 ribu penerima manfaat. BGN dorong partisipasi masyarakat untuk pemenuhan dapur.
Aktual Tangerang – Pemerintah terus menggencarkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah Indonesia.
Program prioritas pemerintahan Prabowo–Gibran ini berjalan bertahap dan ditargetkan menjangkau seluruh pelajar Indonesia.
Kabupaten Tangerang menjadi daerah kedua dengan penerima manfaat terbanyak. Total penerima manfaat di wilayah tersebut mencapai 953.000 jiwa.
Kabupaten Bogor berada di posisi pertama dengan 1.070.000 penerima manfaat.
Jumlah Dapur Masih Kurang
Wakil Kepala BGN Bidang Penataan Organisasi, Lodewyk Pusung, menilai jumlah dapur di Kabupaten Tangerang masih tidak memadai. Ia mencatat hanya tersedia 199 dapur yang melayani penerima manfaat.
“Masih kurang 215 dapur. Target BGN untuk Kabupaten Tangerang sekitar 334 dapur,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Pusung menyebut tingginya penerima manfaat menjadi tantangan BGN dalam penyediaan dapur.
Ia menilai partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk memperluas layanan.
“Belum ada satu dapur yang dibangun langsung oleh BGN. Kami berterima kasih kepada mitra yang berkontribusi,” katanya.
Pengasuh dan penanggung jawab dapur MBG Ponpes Qurrotu Nafsin, Sidik Sasmita, mengatakan yayasan telah mengelola lima dapur.
Ia menyebut dapur tersebut melayani Kecamatan Kresek dan Kecamatan Kronjo.
“Dua kecamatan itu bisa melayani 20.000 penerima manfaat per hari,” ujarnya.








Leave a Reply