Hingga kini, baru satu keluarga bersedia direlokasi ke tempat yang lebih aman. “Dari tiga rumah paling parah, baru satu warga bersedia dipindahkan sementara,” ujarnya.
Pemkab Serang melakukan relokasi darurat bagi warga terdampak untuk menekan risiko keselamatan.
“Salah satu warga Desa Katulisan bersedia meminjamkan rumahnya sebagai tempat tinggal sementara,” jelas Bupati.
Penanganan jangka panjang memerlukan koordinasi dengan BBWSC3, karena Sungai Cisangu berada di wilayah kewenangannya.
“Relokasi permanen butuh perencanaan, penyediaan lahan, dan koordinasi lintas instansi terkait,” tambahnya.
Saat ini, langkah utama adalah mitigasi risiko guna menjaga keselamatan warga terdampak.
“Fokus kami mitigasi risiko agar warga aman. Cuaca tidak pasti, jadi relokasi sementara diperlukan,” tegas Ratu Zakiyah.
Tidak ada korban jiwa tercatat, dan Pemkab Serang menyalurkan paket sembako bagi warga terdampak.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Bantuan logistik sudah diberikan untuk kebutuhan sementara warga,” pungkas Bupati.









Leave a Reply