10 daftar nama menteri Kabinet Merah Putih yang muncul dalam hasil survei dan perlu segera diganti demi efektivitas pemerintahan
Aktual Tangerang – Koordinator Nasional Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) Raja Parlidungan Pane mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan reshuffle demi efektivitas pemerintahan. Setidaknya 10 menteri yang perlu diganti dengan kategori tingkat kepuasan publik terendah.
Demikian hasil diskusi FWK di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Rabu (22/10/2025) siang. Adapun pemeringkatan performa pembantu presiden ini mengacu pada hasil Survei Index Politica yang mengevaluasi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran.
“Reshuffle bukan sekadar pergantian posisi, tapi momentum untuk memperbaiki tata kelola. Menegakkan disiplin kerja, dan menumbuhkan kembali kepercayaan publik terhadap pemerintahan,” kata Raja menyampaikan hasil diskusi FWK.
FWK menilai survei tersebut menunjukkan program unggulan Presiden Prabowo yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Masyarakat memberikan apresiasi tinggi terhadap program yang langsung menyentuh kebutuhan dasar rakyat.
Misalnya gizi, pemeriksaan kesehatan gratis dan bantuan subsidi upah. “Program Makan Bergizi Gratis terbukti mendapat dukungan publik tertinggi. Pemerintah perlu memperkuat pengawasan dan meningkatkan standar keamanan pangan untuk mencegah kasus keracunan di sekolah,” ujar Raja menjelaskan hasil diskusi FWK yang dihadiri 12 jurnalis senior.
Daftar 10 Menteri yang Layak Diganti
Mengutip hasil survei Indeks Politica, kesepuluh Menteri atau pejabat setingkat menteri dengan tingkat kepuasan publik terendah adalah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo 15,23 persen dan Menteri Hukum dan HAM Natalius Pigai 16,68 persen.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana 17,56 persen, Bahlil Lahadalia sebagai Menteri ESDM 18,85 persen dan Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri 19,65 persen.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait 20,35 persen, Yandri Susanto sebagai pemegang tongkat komando di Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi 21,12 persen, Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi 22,45 persen.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandi 23,75 persen dan Nusron Wahid Menteri Agraria dan Tata Ruang 34,34 persen.
Selain mengevaluasi kinerja menteri, survei Index Politica juga memotret program-program prioritas yang paling diminati masyarakat. Hasilnya menunjukkan bahwa Program MBG menempati posisi teratas dengan dukungan tertinggi publik sebanyak 25,34 persen.
Kemudian disusul pemeriksaan kesehatan gratis sebesar 12,35 persen dan Bantuan Subsidi Upah 10,70 persen. Sedangkan program Koperasi Desa Merah Putih hanya mendapat 4,65 persen.
Kinerja Prabowo Dapat Apresiasi
Sementara Direktur Eksekutif Indeks Politica Denny Charter mengungkapkan, survei Index Politica dilaksanakan pada 1–10 Oktober 2025 terhadap 1.600 responden pada 34 provinsi Indonesia. Metode wawancara dan penarikan sampel menggunakan cara multistage random sampling dengan margin of error ±1,6 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sampel adalah warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah. Sampel juga terdaftar di Daftar Pemilih Tetap dan bukan anggota TNI-Polri. Secara gender pria sebanyak 50 persen dan wanita 50 persen.
“Hasil wawancara sampel ternyata 90,8 persen mengetahui kegiatan yang sudah atau sedang dilakukan Presiden Prabowo melalui media massa. Dan sebanyak 83,5 persen menyatakan puas dengan kinerja Prabowo,” kata Denny menjelaskan hasil Survei Index Politica.









Leave a Reply