Beragam kegiatan digelar di sepanjang aliran sungai 126 kilometer, termasuk lomba perahu naga dan tari kreasi budaya.
“Ini bukan hanya kegiatan budaya, tetapi kolaborasi masyarakat, UMKM, akademisi, dan komunitas menjaga Sungai Cisadane,” kata Sachrudin.
Ia menegaskan, Sungai Cisadane merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga kelestariannya bersama.
Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menjelaskan bahwa festival berlangsung hingga Minggu, 16 November 2025.
Menurutnya, Digifest Cisadane menjadi ruang kreatif bagi komunitas digital, UMKM, startup, dan masyarakat.
“Festival ini menghadirkan pameran teknologi, talkshow, workshop digital, kompetisi kreatif, serta hiburan musik artis ternama,” jelas Mugiya.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari transformasi digital dan penguatan ekonomi kreatif di Kota Tangerang. Masyarakat juga diajak aktif berpartisipasi dalam perkembangan teknologi dan kolaborasi digital.
Dengan target 20 ribu pengunjung, festival ini diharapkan menjadi simbol inovasi dan kebersamaan warga Kota Tangerang.
“Cisadane Digital Festival diharapkan menjadi agenda tahunan yang menarik, edukatif, dan memperkuat identitas Kota Tangerang,” pungkas Mugiya.








Leave a Reply